Antusiame PPPK mengikuti Orientasi Tahap 2 Melalui LMS
Oleh MIN1 Banyumas
Banyumas — Pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 Tahun 2026 resmi dimulai pada Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan orientasi bagi peserta di wilayah kerja Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang dan BDK Jakarta tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu, 29 Agustus 2026. Senin (24/08)
Orientasi ini menjadi bagian penting dalam memberikan pembekalan kepada para PPPK agar semakin memahami tugas, tanggung jawab, nilai-nilai dasar ASN, serta peran dan kedudukannya dalam menjalankan pelayanan publik.
Peserta mengikuti rangkaian pembelajaran secara daring melalui Learning Management System (LMS) Pusat Pembelajaran dan Pelatihan Kementerian Agama. Peserta dapat mengakses pembelajaran melalui laman LMS Kementerian Agama dengan menggunakan akun pribadi yang telah ditentukan.
Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan mengikuti pembelajaran secara berurutan. Tahapan pembelajaran dimulai dari video pembelajaran, dilanjutkan dengan materi atau bahan bacaan, kemudian evaluasi pembelajaran berupa kuis. Sistem LMS menerapkan fitur restrict atau penguncian bertahap, sehingga peserta harus menyelesaikan tahapan sebelumnya sebelum dapat mengakses menu pembelajaran berikutnya.
Kepala MIN 1 Banyumas menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan orientasi tersebut dan mengingatkan peserta dari madrasah untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin. “Orientasi PPPK merupakan kesempatan penting bagi Bapak dan Ibu untuk memahami lebih mendalam tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari aparatur pemerintah. Kami berharap seluruh peserta MIN 1 Banyumas dapat mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan menyelesaikan seluruh pembelajaran sesuai jadwal,” ungkap Kepala MIN 1 Banyumas.
Menurutnya, pembelajaran dalam orientasi tidak semata-mata menjadi kewajiban administratif, tetapi juga menjadi bekal untuk meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan aparatur negara.
“Ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama orientasi hendaknya dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Jadilah ASN yang profesional, berintegritas, bertanggung jawab, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan peserta didik,” tambahnya.
Salah seorang peserta orientasi dari MIN 1 Banyumas, Kasno, menyambut baik pelaksanaan Orientasi PPPK Tahap 2 Tahun 2026. Ia mengatakan bahwa pembelajaran melalui LMS memberikan pengalaman baru sekaligus menuntut peserta untuk mampu mengatur waktu secara mandiri.
“Saya bersyukur dapat mengikuti Orientasi PPPK ini. Pembelajaran melalui LMS cukup menarik karena materi dapat dipelajari secara bertahap. Kami harus disiplin mengikuti setiap tahapan, mulai dari video, membaca materi, sampai mengerjakan kuis agar seluruh menu pembelajaran dapat terbuka,” ujar Kasno.
Kasno juga berharap seluruh rangkaian orientasi dapat diikuti dengan lancar hingga selesai. “Semoga kami semua dapat menyelesaikan orientasi dengan baik dan mendapatkan banyak pengetahuan yang nantinya dapat diterapkan dalam melaksanakan tugas di madrasah,” tambahnya.
Selama pelaksanaan orientasi, peserta diharapkan memperhatikan timeline pembelajaran dan menyelesaikan setiap tahapan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kedisiplinan menjadi salah satu kunci agar seluruh materi dan evaluasi dapat diselesaikan tepat waktu.
Pelaksanaan Orientasi PPPK Tahap 2 Tahun 2026 menjadi momentum bagi para peserta untuk memperkuat kompetensi, membangun profesionalitas, serta memahami nilai dan tanggung jawab sebagai ASN. Bagi keluarga besar MIN 1 Banyumas, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada kemajuan peserta didik. Selamat mengikuti Orientasi PPPK Tahap 2 Tahun 2026. Semoga seluruh peserta MIN 1 Banyumas dapat mengikuti setiap tahapan dengan lancar, disiplin, dan sukses hingga akhir.
