Bimluh MT Manakib Rajawali Wangon, Penyuluh Ajak Jamaah Teladani Karakter dan Amaliyah Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani
Wangon – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan bersama Majelis Taklim (MT) Manakib Rajawali Wangon. Kegiatan ini mengangkat tema meneladani karakter dan amaliyah Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kualitas akhlak jamaah dalam kehidupan sehari-hari. Kamis (05/11)
Dalam penyampaian materi, jamaah diajak mengenal lebih dekat sosok Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani, seorang ulama besar yang dikenal memiliki kedalaman ilmu agama, ketakwaan, kezuhudan, dan kepedulian sosial. Perjalanan hidup beliau memberikan banyak pelajaran tentang pentingnya kesungguhan dalam beribadah, menjaga keikhlasan, menghormati sesama, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sarifudin, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa mempelajari manakib bukan hanya untuk mengetahui sejarah dan keistimewaan seorang ulama, tetapi yang lebih penting adalah mengambil hikmah serta meneladani karakter dan amaliyahnya. Nilai-nilai seperti istiqamah dalam beribadah, rendah hati, sabar, ikhlas, dan gemar membantu sesama perlu diwujudkan dalam kehidupan nyata.
“Melalui kegiatan manakib ini, mari kita tidak hanya mengenal sosok Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani melalui kisah perjalanan hidupnya, tetapi juga berusaha meneladani akhlak dan amaliyah beliau. Semoga kecintaan kita kepada para ulama dapat menjadi motivasi untuk semakin dekat kepada Allah SWT, memperbaiki ibadah, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ungkap Sarifudin.
Jamaah MT Manakib Rajawali Wangon menyambut baik kegiatan bimbingan tersebut. Mereka berharap kajian manakib dapat terus dilaksanakan sebagai sarana menambah ilmu, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan meningkatkan semangat beribadah. Melalui kegiatan ini, KUA Wangon terus berkomitmen menghadirkan penyuluhan agama yang edukatif dan menyentuh kehidupan masyarakat, sehingga majelis taklim menjadi ruang pembinaan umat dalam membangun pribadi yang berakhlakul karimah. (srf)
