Field Study Kelas Eksplorasi Alas Pitu Baturraden

Oleh MTSN 1 Banyumas
SHARE

Banyumas, 9 Juni 2025 — Suasana penuh semangat dan antusias tampak dari ratusan siswa Program Full Day School MTs Negeri 1 Banyumas saat mengikuti kegiatan field study bertema “Exploring Alas Pitu Baturraden” pada Senin, 9 Juni 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan wisata edukatif Alas Pitu Baturraden, Banyumas, dan menjadi bagian dari program pembelajaran luar kelas yang menggabungkan unsur edukatif dan rekreatif.

Field study kali ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi para siswa. Terdapat tiga agenda utama yang diikuti siswa, yakni Eksplorasi Sains, Language Adventure, dan Fun Games. Masing-masing agenda memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar sambil bermain, serta mengasah kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan komunikasi dalam suasana alam terbuka yang asri dan menyegarkan.

Suasana semakin meriah saat sesi Fun Games dimulai. Permainan-permainan kelompok yang seru dan menantang membuat siswa larut dalam kegembiraan, namun tetap mengutamakan sportivitas dan kekompakan tim.

Sebagai puncak acara, para peserta disuguhi penampilan atraktif dalam Live Show “Cow Boy”, sebuah pertunjukan hiburan bertema western yang disajikan secara langsung oleh tim kreatif Alas Pitu. Penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi siswa untuk lebih menghargai seni pertunjukan dan keberagaman budaya.

Di akhir kegiatan diumumkan kelompok-kelompok yang mendapatkan juara pada sesi Fun Games. Juara-juara tersebut yaitu kelompok putra dijuarai kelompok 5 sebagai juara 1, kelompok 6 sebagai juara 2, dan kelompok 4 sebagai juara 3. Sementara, untuk kelompok putri juara 1 diraih oleh kelompok 14, juara 2 oleh kelompok 7, dan juara 3 diraih kelompok 10.

Diantara harapan dari kegiatan Field Study dan Latihan Kurban yaitu menjadi wasilah ilmu barokah dengan cara diamalkan (praktik langsung). Perspektif belajar tidak semata berorientasi pada akademik. Siswa harus lebih banyak belajar adab, lifeskill, dan berani melakukan eksperimen. Pembelajaran berbasis eksperimen atau praktik langsung akan menjadi bekal pengetahuan nyata dalam kehidupan. Oleh karena itu, yang akan menjadi nilai berbeda yang lebih bermakna sebagai upaya dasar dalam membentuk generasi tangguh, berilmu, dan berakhlakul karimah. (trm)