Gema Istighfar di Bulan Rajab: Muslimat dan Fatayat RW 02 Kedungurang Bersatu dalam Kesalehan
Oleh HUMAS
Banyumas – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Al-Istiqomah, Grumbul Kedungurang RW 02, Desa Gumelar. Puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam jemaah Muslimat dan Fatayat NU tampak memadati serambi masjid untuk mengikuti pengajian rutin yang menjadi oase spiritual bagi warga setempat. Senin (12/01/26)
?Hadir sebagai pembicara utama, Warto Amirudin, Penyuluh Agama dari KUA Gumelar. Dalam tausiyahnya yang menyentuh hati, beliau mengangkat tema yang sangat relevan dengan penanggalan hijriah saat ini, yaitu: "Memanen Ampunan dengan Memperbanyak Istighfar di Bulan Rajab."
Dalam paparannya, Warto Amirudin menekankan bahwa bulan Rajab adalah salah satu Asyhurul Hurum (bulan yang dimuliakan). Beliau mengibaratkan bulan Rajab sebagai waktu untuk menanam benih.
?"Jika Rajab adalah waktu menanam dan Sya'ban adalah waktu menyiram, maka Ramadhan adalah waktu kita memanen hasil. Maka, mulailah membersihkan 'lahan' hati kita dari dosa dengan memperbanyak istighfar," ujar Warto di hadapan jemaah.
Penyuluh Agama KUA Gumelar menyampaikan beberapa pesan utama yang sangat mendalam bagi para jamaah, di antaranya mengenai keutamaan istighfar sebagai pembuka rezeki. Beliau menjelaskan bahwa istighfar tidak hanya berfungsi untuk menghapus dosa, tetapi juga menjadi kunci utama yang membuka pintu-pintu kemudahan dalam menjalani hidup. Lebih lanjut, jamaah diajak untuk mulai mendawamkan atau membiasakan bacaan Sayyidul Istighfar setiap pagi dan petang sebagai bentuk pengakuan hamba yang tulus kepada Penciptanya. Semua amalan ini juga ditekankan sebagai bagian dari persiapan menuju Ramadhan, di mana bulan Rajab ini hendaknya dijadikan momentum latihan fisik maupun mental agar saat memasuki bulan suci nanti, jiwa sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk menjalankan ibadah secara maksimal.
?Ketua Muslimat ranting setempat menyampaikan bahwa pengajian rutin ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sarana upgrading ilmu agama bagi perempuan di RW 02 Kedungurang. Sinergi antara tokoh agama dari KUA dengan organisasi masyarakat seperti Muslimat dan Fatayat diharapkan dapat terus memperkokoh kerukunan dan keshalehan sosial di lingkungan desa.
?Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban agar seluruh jemaah disampaikan umurnya pada bulan suci Ramadhan yang akan datang Aamiin ya robbal alamiin.
