GEMAH ASRI KUA Sumbang: Implementasi SE Dirjen Bimas Islam No. 002 Tahun 2026

Oleh HUMAS
SHARE

Sumbang - Suasana berbeda tampak di halaman Kantor Urusan Agama (KUA) Sumbang. Tidak hanya bersih dan tertata, tetapi juga terasa sejuk, rindang, dan penuh nuansa religius. Hal ini merupakan wujud nyata implementasi Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor 002 Tahun 2026 tentang gerakan GEMAH ASRI (Gerakan Masyarakat Hidup Asri) yang kini mulai digaungkan secara masif. Jumat (17/04)

Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen KUA, mulai dari penghulu, penyuluh agama Islam, staf administrasi, hingga masyarakat sekitar. Dengan semangat gotong royong, halaman KUA disulap menjadi ruang hijau yang nyaman, ditanami berbagai tanaman  serta dilengkapi area duduk sederhana yang menambah kesan ramah bagi masyarakat yang datang.

Kepala KUA Sumbang Muwaffiyul Ahdi, menyampaikan bahwa gerakan GEMAH ASRI menjadi bagian dari upaya menghadirkan wajah baru KUA yang tidak hanya sebagai pusat layanan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan keteladanan dalam menjaga lingkungan.

“Melalui GEMAH ASRI, kami ingin menghadirkan KUA yang bersih, hijau, dan menenangkan. Ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga bagian dari dakwah lingkungan yang selaras dengan nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Kegiatan ini mengandung pesan-pesan kepedulian lingkungan dalam setiap kegiatan penyuluhan. Mulai dari pentingnya menjaga kebersihan, mengelola sampah, hingga memakmurkan lingkungan sekitar sebagai bagian dari ibadah.
Dengan hadirnya GEMAH ASRI, KUA Sumbang kini tidak hanya dikenal sebagai tempat pencatatan pernikahan, tetapi juga sebagai pelopor gerakan lingkungan berbasis nilai keagamaan. Harapannya, gerakan ini dapat menginspirasi KUA lain untuk turut menciptakan lingkungan yang asri, nyaman, dan penuh keberkahan.

“Dari KUA, untuk lingkungan, demi masa depan yang lebih hijau dan berkah.”