Gerakan KUA Asri, Staf KUA dan Penyuluh Rencanakan Tanam Anggur di Sekitar KUA Wangon
Oleh HUMAS
Wangon — Melanjutkan semangat giat pagi jalan sehat, Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon meluncurkan inisiatif baru bernama “Gerakan KUA Asri”. Staf KUA bersama para Penyuluh Agama merencanakan pembudidayaan tanaman anggur di sekitar lingkungan kantor. Jumat (26/06)
Ide tersebut muncul setelah staf KUA bertemu dengan warga sekitar yang sukses membudidayakan tanaman anggur menggunakan media pot. Tanaman yang tidak memakan banyak tempat ini dinilai sangat cocok diterapkan di lingkungan kantor. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata dari semangat Ekoteologi, yaitu integrasi antara nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Sarifuddin, Penyuluh Agama KUA Wangon, menyambut gagasan ini dengan antusias tinggi. Ia menyatakan kesiapannya untuk terlibat penuh dalam pelaksanaan program tersebut.
“Kami sangat antusias dengan rencana ini. Selain menghijaukan lingkungan kantor, membudidayakan anggur juga bisa menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab keagamaan,” ujar Sarifuddin.
Menurut rencana, penanaman akan dilakukan secara bertahap mulai pekan depan di halaman dan pinggir gedung KUA. Staf dan penyuluh akan terlibat langsung dalam perawatan tanaman, sekaligus mengajak warga sekitar untuk ikut serta. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagaimana instansi pemerintah berbasis keagamaan turut serta mendukung gerakan penghijauan dan ketahanan pangan di tingkat lokal.
Kepala KUA Wangon menyampaikan bahwa “Gerakan KUA Asri” akan terus dikembangkan dengan menambah jenis tanaman lain yang ramah lingkungan dan bermanfaat. “Kita ingin KUA tidak hanya menjadi pusat pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga menjadi contoh lingkungan yang asri dan produktif,” katanya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga sekitar yang siap berbagi bibit dan pengetahuan budidaya. Dengan demikian, Gerakan KUA Asri diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan di Kecamatan Wangon.
