Hem Biru Saksi Haru Pengantin Baru di Desa Petarangan

Oleh KUA KEMRANJEN
SHARE

Banyumas - Suasana haru dan bahagia menyelimuti Desa Petarangan, Kemranjen. Ma’un dan Ifah resmi bersanding di pelaminan, mengucapkan sumpah setia di hadapan Apriliyanto selaku Penghulu, bersama dua orang saksi yang tercatat resmi. Momen penuh makna ini turut disaksikan oleh keluarga dan masyarakat sekitar yang datang memberikan doa restu. Jumat (10/04)

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah kehadiran April, petugas pencatat nikah yang menggunakan hem biru saat menjalankan tugasnya. Penampilan rapi dengan warna hem tersebut bukan hanya simbol profesionalisme, tetapi juga menjadi identitas pelayanan prima dan mengena yang diberikan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kemranjen. Kehadirannya menambah khidmat proses penyelenggaraan akad nikah sekaligus menunjukkan keseriusan KUA dalam memberikan layanan terbaik bagi umat.

Pelayanan yang dijalankan tepat waktu dan penuh perhatian itu mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Banyak yang mengakui bahwa KUA Kemranjen terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan demi memastikan setiap pasangan pengantin merasa dihargai dan nyaman dalam menjalani hari besar mereka. Dengan inovasi dan dedikasi seperti ini, harapan masyarakat terhadap pelayanan publik di bidang pernikahan semakin meningkat.

Sebagai penutup, peristiwa Ma’un dan Ifah yang ditemani hem biru sebagai saksi haru bukan sekadar seremonial biasa. Hal ini mencerminkan komitmen KUA Kemranjen dalam menghadirkan pelayanan prima dan mengena, yang mampu menyentuh hati setiap insan yang terlibat. Semoga semangat ini terus menginspirasi pelayanan publik lain untuk selalu memberikan yang terbaik. (@)