Hidupkan Hati dengan Tilawah Surat Yasin
Oleh KUA Wangon
Banyumas - Majelis Taklim Nurussa'adah Pecikalan menjadi saksi puluhan jamaah dalam kegiatan bimbingan rohani yang rutin digelar di wilayah tersebut. Pada pertemuan kali ini, jamaah diajak untuk menyelami kedalaman makna spiritual dalam tajuk "Menghidupkan Hati dengan Tilawah Surat Yasin". Suasana religius yang kental menyelimuti ruang pertemuan seiring dengan lantunan ayat-ayat suci yang dibacakan secara bersama-sama oleh warga yang hadir. Jumat (19/06)
Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk merevitalisasi semangat membaca Al-Qur'an di tingkat keluarga, khususnya melalui pemahaman esensi Surat Yasin yang sering dijuluki sebagai "jantungnya" Al-Qur'an. Selama ini, pembacaan Surat Yasin sudah menjadi tradisi melekat di Pecikalan. Namun, melalui bimbingan khusus ini, masyarakat didorong untuk melangkah lebih jauh dari sekadar membaca teks, yakni mulai meresapi arti dan kandungan yang ada di dalam setiap ayatnya.
Hadir sebagai narasumber utama, Penyuluh Agama Islam, Syarifudin, memaparkan secara rinci mengenai keutamaan-keutamaan spiritual yang diperoleh seorang hamba yang istikamah membaca Surat Yasin. Syarifudin menjelaskan bahwa kesibukan duniawi sering kali menjadi faktor utama yang membuat hati manusia menjadi keras dan kering dari nilai-nilai ketuhanan. Oleh karena itu, tilawah Al-Qur'an yang disertai dengan tadabur menjadi penawar sekaligus nutrisi terbaik bagi jiwa.
"Surat Yasin memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Al-Qur'an. Membacanya dengan penuh penghayatan bukan hanya mendatangkan ketenangan lahiriah, melainkan menjadi sarana utama untuk menghidupkan hati yang mulai redup akibat rutinitas dunia. Ketika hati kita hidup dan diterangi oleh cahaya Al-Qur'an, maka kebaikan, keikhlasan, dan keharmonisan sosial akan lebih mudah tumbuh di tengah-tengah lingkungan keluarga kita," terang Syarifudin.
Acara bimbingan rohani ini pun diakhiri dengan komitmen bersama dari para pengurus dan jamaah Majelis Taklim Nurussa'adah Pecikalan untuk terus melestarikan kegiatan literasi keagamaan ini. Selain membaca yasin berjamaah, ke depan majelis ini akan mengagendakan kajian tafsir singkat guna memperluas wawasan keislaman warga. Melalui langkah konkret tersebut, diharapkan kesadaran beragama masyarakat Pecikalan semakin meningkat dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar. (jhr)
