HUT RI #81

Jutaan Nikmat Dibalut dalam Syahdunya Perkawinan

Oleh KUA JATILAWANG
SHARE

Banyumas – Suasana haru dan bahagia menyelimuti prosesi pernikahan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Jatilawang. Dua insan yang sebelumnya menjalani kehidupan masing-masing kini dipersatukan dalam ikatan suci perkawinan. Momen sakral tersebut menjadi awal perjalanan baru yang dipenuhi harapan, doa, dan jutaan nikmat yang dibalut dalam syahdunya kehidupan rumah tangga. Kamis (20/08)

Prosesi ijab kabul berlangsung khidmat dengan disaksikan oleh wali nikah, dua orang saksi, serta keluarga kedua mempelai. Setelah ijab kabul dinyatakan sah, terpancar kebahagiaan dari wajah pasangan pengantin dan keluarga yang hadir. Air mata haru, doa, serta ucapan selamat menjadi bagian dari suasana penuh kebahagiaan tersebut.

Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga menjadi jalan untuk memperoleh berbagai nikmat Allah Swt. Ada nikmat ketenteraman hati, nikmat kasih sayang, nikmat kebersamaan, nikmat memiliki tempat berbagi suka dan duka, hingga nikmat membangun keturunan dan keluarga yang saleh.

Allah Swt. berfirman yang artinya "Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir."
(QS. Ar-Rum: 21)

Ayat tersebut menggambarkan bahwa salah satu tujuan perkawinan adalah menghadirkan sakinah, ketenteraman yang lahir dari kebersamaan suami dan istri. Dari ketenteraman itu tumbuh mawaddah dan rahmah yang menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.

Kepala KUA Jatilawang menyampaikan bahwa pasangan pengantin hendaknya menjadikan hari pernikahan bukan sebagai akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk membangun keluarga dengan penuh tanggung jawab. Setiap nikmat yang hadir dalam rumah tangga perlu disyukuri, sementara setiap ujian hendaknya dihadapi dengan kesabaran dan kebersamaan.

Setelah prosesi akad nikah, keluarga kedua mempelai turut memberikan doa dan restu agar pasangan tersebut senantiasa diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, ketenteraman, serta keturunan yang saleh dan salehah. Kebahagiaan hari itu menjadi pengingat bahwa kehidupan rumah tangga akan terasa indah apabila dijalani dengan iman, cinta, kesetiaan, dan rasa syukur.

Melalui pelayanan pencatatan pernikahan, KUA Jatilawang terus berkomitmen memberikan pelayanan yang tertib, profesional, dan humanis kepada masyarakat. Diharapkan setiap pasangan yang telah melangsungkan pernikahan mampu menjaga kesucian akad serta mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.