Kemenag Banyumas Salurkan Rp52 Juta untuk Tingkatkan Kapasitas Operator Madrasah
Oleh HUMAS
Purwokerto - Aula Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas dipenuhi oleh ratusan pejuang data dalam kegiatan pembinaan bertajuk "Peningkatan Kapasitas dan Pemantapan Tugas Operator Madrasah". Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran operator sebagai jantung administrasi madrasah. Kamis (08/01/26)
Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin, dalam arahannya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para operator. Ia menegaskan bahwa keberlangsungan program pendidikan dan kesejahteraan guru sangat bergantung pada akurasi data yang dikelola oleh mereka.
"Negara berhutang besar kepada kalian. Tanpa dedikasi operator, data EMIS kita bisa hancur. Jika itu terjadi, dana BOS dan TPG (Tunjangan Profesi Guru) tidak akan cair. Jadi, nasib Kemenag sebenarnya ada di tangan kalian," tegas Ibnu dengan penuh semangat.
Hal senada diungkapkan oleh Kasubbag TU, yang mengakui bahwa beban kerja operator sangat berat meski sering kali bekerja di balik layar. Sementara itu, Ketua Pokjawasmad, Istikomah, menyebut profesi operator sebagai tugas mulia dalam mendampingi perjalanan madrasah menuju kualitas yang lebih baik.
Kesadaran akan beban kerja yang besar ini diiringi dengan langkah nyata dalam mendukung kesejahteraan para operator. Pengelola UPZ Kankemenag Banyumas, Saridin, melaporkan bahwa pihaknya telah mentasyarufkan zakat sebesar Rp52 juta khusus bagi rekan-rekan operator.
"Pentasyarufan ini merupakan bentuk apresiasi agar kapasitas dan semangat rekan-rekan operator terus meningkat dalam menjalankan tugas-tugas administratif yang krusial," ungkap Saridin.
Kasi Pendma, yang secara resmi membuka acara, menyampaikan terima kasih atas dedikasi tanpa henti para operator. Menurutnya, data valid yang disajikan selama ini merupakan pondasi utama bagi pimpinan dalam mengambil kebijakan strategis di lingkungan madrasah.
Kegiatan pembinaan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis para operator dalam mengelola aplikasi terbaru, tetapi juga membakar semangat loyalitas untuk terus menjaga integritas data pendidikan di Kabupaten Banyumas.
