Kholidin Guru Madrasah Yang Tergabung Di KOMCAD TNI AD
Oleh HUMAS
Banyumas : Presiden Joko Widodo menetapkan sebanyak 3.103 orang sebagai anggota Komponen Cadangan 2021 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus), Bandung Barat pada Kamis (7/10/2021). " Dengan mengucap Bismillahirahmanirrahim pada hari ini, Kamis 7 Oktober 2021, pembentukan Komponen Cadangan 2021 secara resmi saya nyatakan ditetapkan," ujar Jokowi dalam video YouTube Sekretariat Presiden.
Merujuk UU NO 23 Tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara Komcad atau Komponen Cadangan adalah sumber daya nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama (TNI). Dikutip dari situs resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Salah satu dari 3.103 komponen cadangan tersebut adalah Kholidin guru pendidikan jasmani di MTs Miftahul Huda Rawalo yang ikut serta dilantik oleh presiden Joko Widodo. Aktifis Pramuka semenjak duduk di bangku MTs dan tergabung menjadi Unit Bantu Pertolongan Pramuka (UBALOKA) Kwarcab Banyumas ini menjadikan dia sudah terbiasa serta tertempa dengan kedisiplinan yang tinggi.
Masuknya Kholidin di Komcad TNI AD 2021 menjadikan dia sebagai satu - satunya guru madrasah yang diterima melalui seleksi ketat beberapa waktu yang lalu. H. Khanan Masykur, S.Sos.M.Si kepala MTs Miftahul Huda Rawalo merasa bangga dan bersyukur salah satu pengajarnya bisa masuk sebagai Komcad TNI AD.
" Menjadi kebanggan bagi kami di keluarga besar MTs Miftahul Huda Rawalo karena salah satu pengajarnya bisa menjadi KOmcad TNI AD, hal ini menjadi istimewa karena pak Kholidin mewakili dari madrasah dan ini satu satunya di Indonesia. " tutur H. Khanan Masykur
" Mudah mudahan keberhasilan ini bisa menjadi pemicu bagi siswa siswi di MTs Miftahul Huda Rawalo untuk bisa mengikuti jejaknya serta bisa menumbuhkan rasa cinta tanah air. Harapan kami Setelah selesai mengikuti pendidikan di Pusdiklatpassus dan kembali ke madrasah dapat mengaplikasikan Ilmunya serta menularkan aik kepada peserta didik ataupun kepada teman teman guru lainnya. " pungkasnya.(tum)
