Khotmil Quran Mengalirkan Keberkahan di Setiap Lantunan
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas - Dalam suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan, kegiatan Khotmil Qur’an dilaksanakan dengan hati yang tunduk dan penuh harap. Lantunan ayat-ayat suci menggema lembut, menghadirkan nuansa spiritual yang menyejukkan jiwa sekaligus mempererat ikatan batin antar sesama pendidik dan tenaga kependidikan. Sabtu (11/04)
Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, H. Sudir, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan mendalam terkait ayat 1000 Dinar yang terkandung dalam QS. At-Thalaq ayat 2-3. Beliau mengajak seluruh GTK untuk tidak hanya memahami ayat tersebut secara tekstual, namun juga menggali makna di balik angka yang seringkali dipahami secara simbolik. Ditekankan bahwa kunci dari ayat tersebut terletak pada ketakwaan dan keyakinan penuh kepada Allah SWT sebagai sumber segala solusi dan rezeki yang tidak terduga.
Suasana semakin khidmat saat seluruh GTK bersama-sama melaksanakan muraja’ah Juz 30. Setiap ayat yang dilantunkan menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hafalan dan kedekatan dengan Al-Qur’an di tengah kesibukan tugas sehari-hari. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, namun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen spiritual dalam menjalankan amanah sebagai pendidik.
Khotmil Qur’an kemudian ditutup dengan doa khataman yang dipimpin oleh H. Sultoni. Dengan penuh penghayatan, doa-doa dipanjatkan, memohon keberkahan ilmu, kesehatan, serta kemudahan dalam setiap langkah pengabdian. Seluruh GTK mengikuti dengan penuh kekhusyukan, larut dalam harapan dan ketulusan yang mengalir dalam setiap untaian doa.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga sebagai penguat nilai-nilai kebersamaan dan keikhlasan dalam lingkungan madrasah. Melalui Khotmil Qur’an, tercermin semangat untuk terus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, baik dalam ranah pribadi maupun profesional sebagai pendidik generasi bangsa.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh GTK MTs Negeri 3 Banyumas senantiasa diberi kekuatan untuk istiqamah dalam kebaikan. Siang yang penuh berkah ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap kesibukan, selalu ada ruang untuk kembali mendekat kepada Sang Pencipta, menata hati, dan meneguhkan langkah dalam pengabdian yang penuh makna.(HumasMTsN3)
