KUA Wangon Rutin Bersihkan Perlengkapan Shalat
Oleh KUA Wangon
Banyumas - Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, tidak hanya dalam urusan administratif tetapi juga dalam penyediaan fasilitas keagamaan yang memadai. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah program rutin pembersihan sarana dan perlengkapan salat yang dilaksanakan setiap hari Jumat pagi. Kegiatan ini menyasar seluruh fasilitas ibadah di lingkungan kantor, mulai dari musala, sajadah, hingga mukena yang disediakan untuk para pengunjung maupun pegawai. Jumat (19/06)
Sebagai instansi yang sering dikunjungi oleh masyarakat, baik untuk keperluan pendaftaran nikah, konsultasi keagamaan, maupun urusan perwalian, kenyamanan tempat ibadah menjadi prioritas penting. Kondisi perlengkapan salat yang bersih dan wangi dinilai mampu memberikan dampak psikologis yang positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, aksi kebersihan yang digelar menjelang pelaksanaan ibadah salat Jumat ini telah menjadi agenda wajib yang dijaga konsistensinya oleh seluruh jajaran pegawai KUA Wangon.
Pembersihan berkala ini meliputi pencucian mukena, penyemprotan disinfektan dan wewangian pada sajadah, serta pembersihan karpet musala menggunakan alat penyedot debu. Melalui pembagian tugas yang terstruktur, aksi gotong royong ini dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien sebelum jam pelayanan intensif dimulai. Langkah preventif ini juga dinilai sangat efektif untuk menjaga higienitas sarana ibadah bersama dari potensi kuman dan kotoran.
"Kebersihan perlengkapan salat, seperti mukena dan sajadah, adalah hal mendasar yang harus selalu kami perhatikan demi kenyamanan masyarakat yang datang ke KUA. Setiap hari Jumat, kami memastikan semua sarana ibadah dalam kondisi suci, rapi, dan wangi agar siapa pun yang menggunakannya dapat beribadah dengan khusyuk dan merasa tenang seperti di rumah sendiri," ungkap Murti Astuti, Jabatan Pelaksana (Japel) KUA Wangon yang mengoordinasikan kegiatan tersebut.
Inisiatif Jumat Bersih yang dijalankan oleh KUA Wangon ini mendapat respons dan apresiasi positif dari para warga yang berkunjung. Banyak masyarakat merasa terbantu dengan tersedianya perlengkapan ibadah yang terawat dengan baik, terutama bagi mereka yang sedang mengantre pelayanan dalam waktu cukup lama. Ke depan, program pemeliharaan lingkungan ini akan terus dipertahankan sebagai bagian dari standar pelayanan prima berbasis kenyamanan dan religiusitas di Kecamatan Wangon. (jhr)
