MA Maarif NU 1 Cilongok Peringati Hari Lahir ke-15 Bertema Padanging Manah Amemangun Adiluhung

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif NU 1 Cilongok memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-15, dengan mengusung tema “Padanging Manah Amemangun Adiluhung”. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan meriah sebagai wujud syukur atas perjalanan madrasah dalam mengabdikan diri di bidang pendidikan Islam. Senin (12/01/26)

Peringatan harlah ini dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemerintahan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ketua LP Ma’arif NU Cabang dan MWCNU, Ketua PC Pergunu dan Ketua PAC Pergunu, Ketua BP3MNU dan Komite Madrasah, para pengasuh pondok pesantren, kepala MTs dan SMP di wilayah sekitar, serta Ketua Muslimat NU Rancamaya. Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan dukungan kuat terhadap eksistensi dan pengembangan MA Ma’arif NU 1 Cilongok.

Rangkaian kegiatan Harlah ke-15 diawali dengan ziarah kubur ke Makam Mbah Alwi dan Mbah Singadipa di Panembangan, yang diikuti oleh keluarga besar madrasah sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada para ulama serta leluhur yang berjasa dalam dakwah dan pendidikan Islam di wilayah Banyumas.

Suasana harlah semakin semarak dengan diadakannya berbagai perlombaan antar kelas, antara lain Lomba Menghias Tumpeng, Lomba Kosidah antar Kelas, serta Lomba Pembuatan Video Profil dan Ucapan Selamat Harlah. Perlombaan tersebut bertujuan menumbuhkan kreativitas, kebersamaan, serta semangat kompetisi yang sehat di kalangan peserta didik.

Puncak peringatan Harlah ke-15 diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Sukhemi, dilanjutkan dengan pengajian oleh KH. A. Mufarrikh. Dalam tausiyahnya, KH. A. Mufarrikh menekankan pentingnya keikhlasan, keteladanan, dan pembentukan akhlak mulia dalam dunia pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaduddin, memberikan pembinaan dan motivasi kepada seluruh civitas akademika MA Ma’arif NU 1 Cilongok. Ia mengapresiasi peran madrasah yang konsisten mengintegrasikan pendidikan akademik dan keagamaan, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.

Sementara, Kepala MA Ma’arif NU 1 Cilongok, Arif Rahmanudin, menyampaikan bahwa Harlah ke-15 merupakan fase kedewasaan madrasah dalam menata arah dan visi ke depan. Ia menjelaskan bahwa tema “Padanging Manah Amemangun Adiluhung” memiliki makna mendalam, yakni menerangi hati dengan nilai-nilai keimanan, keikhlasan, dan kebijaksanaan, serta membangun kemuliaan akhlak (adiluhung) dalam seluruh proses pendidikan.

Menurutnya, tema tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan madrasah tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan membentuk karakter peserta didik yang berakhlakul karimah, moderat, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

Peringatan Harlah ke-15 MA Ma’arif NU 1 Cilongok ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara madrasah, masyarakat, dan seluruh elemen Nahdlatul Ulama dalam membangun pendidikan Islam yang unggul, berdaya saing, dan bermartabat.