Meriahkan HUT RI ke-81, KUA Satukan Pegawai, Dharma Wanita, Kayim dan Mahasiswa KKN
Oleh KUA Lumbir
Banyumas — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Urusan Agama (KUA) Lumbir, Kabupaten Banyumas, menggelar berbagai perlombaan yang berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Jumat (14/08)
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan KUA Lumbir tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan untuk menyambut momentum kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan tali silaturahmi antarpegawai serta seluruh pihak yang selama ini turut berkontribusi dalam kegiatan di KUA Lumbir.
Perlombaan diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari pegawai KUA Lumbir, Dharma Wanita, Kayim, hingga anak-anak Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap. Keberagaman peserta tersebut membuat suasana perlombaan semakin semarak. Tidak ada sekat antara pegawai, masyarakat, maupun mahasiswa KKN. Semua membaur menjadi satu dalam suasana penuh keakraban dan kegembiraan.
Sebelum perlombaan dimulai, kegiatan diawali dengan sambutan Kepala KUA Lumbir, Tohiron. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi pemenang, melainkan sebagai momentum untuk membangun semangat kebersamaan dan mempererat hubungan silaturahmi.
“Lomba ini menjadi semangat kita dan juga menjalin tali silaturahmi bagi kita semua,” demikian pesan yang disampaikan oleh Kepala KUA Lumbir.
Pesan tersebut kemudian diwujudkan melalui berbagai perlombaan yang telah disiapkan. Sebanyak enam cabang lomba menjadi bagian dari kemeriahan kegiatan, yakni pancing makan kerupuk, estafet kelereng, lompat fokus, jongkok berhitung, estafet sarung, serta PBB mata tertutup.
Masing-masing perlombaan memiliki tantangan tersendiri dan berhasil mengundang gelak tawa para peserta maupun penonton. Lomba pancing makan kerupuk, misalnya, menguji kesabaran dan ketangkasan peserta dalam menyantap kerupuk dengan cara yang telah ditentukan. Tingkah peserta yang berusaha memenangkan perlombaan dengan berbagai strategi sederhana justru menjadi hiburan tersendiri bagi seluruh yang hadir.
Keseruan semakin terasa saat peserta mengikuti estafet kelereng. Dalam perlombaan ini, konsentrasi, keseimbangan, dan kekompakan menjadi kunci utama. Peserta harus berhati-hati agar kelereng tetap berada pada tempatnya hingga mencapai garis yang telah ditentukan. Sorak-sorai dan dukungan dari rekan satu tim pun terdengar meramaikan suasana.
Tidak kalah menarik adalah lomba lompat fokus dan jongkok berhitung. Kedua permainan tersebut menuntut peserta untuk mampu berkonsentrasi sekaligus mengikuti instruksi dengan tepat. Kesalahan gerakan maupun ketidaktepatan mengikuti aba-aba kerap mengundang tawa dan menciptakan suasana yang semakin akrab.
Sementara itu, lomba estafet sarung menjadi salah satu perlombaan yang mengedepankan kekompakan dan kerja sama tim. Peserta harus saling berkoordinasi agar sarung dapat berpindah dari satu peserta ke peserta berikutnya dengan cepat dan tepat. Kekompakan setiap kelompok pun menjadi penentu keberhasilan dalam perlombaan ini.
Suasana semakin unik ketika peserta mengikuti lomba PBB mata tertutup. Dengan mata tertutup, peserta harus mengikuti instruksi dan bergerak sesuai aba-aba yang diberikan. Tantangan tersebut membuat perlombaan berlangsung penuh kejutan, sekaligus menjadi salah satu momen yang paling mengundang gelak tawa.
Sejak awal hingga akhir kegiatan, suasana kebersamaan begitu terasa. Peserta tidak hanya berusaha menjadi yang terbaik, tetapi juga saling memberikan semangat dan dukungan. Sorak-sorai, tepuk tangan, serta tawa menghiasi jalannya setiap perlombaan.
Bagi KUA Lumbir, kegiatan semacam ini menjadi bagian penting dalam membangun suasana kerja yang harmonis. Kebersamaan yang terjalin diharapkan tidak berhenti pada kegiatan perlombaan saja, tetapi dapat terus terbawa dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Keikutsertaan mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap juga memberikan warna tersendiri. Kehadiran para mahasiswa menjadi kesempatan untuk membangun interaksi dan pengalaman bersama dengan pegawai KUA, Dharma Wanita, serta para Kayim. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna tersebut, terbangun komunikasi yang lebih dekat dan suasana kekeluargaan yang semakin kuat.
Semangat kemerdekaan pun terasa bukan hanya melalui perlombaan, tetapi juga melalui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya: kebersamaan, kekompakan, sportivitas, kegembiraan, dan saling menghargai.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, KUA Lumbir turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang sederhana namun bermakna. Perlombaan menjadi media untuk melepas sejenak rutinitas, menghadirkan keceriaan, sekaligus memperkuat tali silaturahmi seluruh keluarga besar KUA Lumbir.
Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh antusiasme. Senyum dan tawa para peserta menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan melalui kebersamaan. Semoga semangat yang tumbuh dalam kegiatan tersebut dapat terus terjaga dan menjadi energi positif dalam meningkatkan kekompakan serta pelayanan KUA Lumbir kepada masyarakat.
