Pelatihan Dai Muda Digitalisasi Dakwah MUI Kabupaten Banyumas

Oleh HUMAS
SHARE


Banyumas - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Dai Muda Digitalisasi Dakwah. Rabu (11/02)

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran dai muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah yang efektif dan mencerahkan.

Hadir sebagai narasumber, KH. Taefur Arofah dan KH. Abdul Qodir yang menyampaikan materi tentang penguatan manhaj dakwah serta strategi menyampaikan pesan Islam di ruang digital. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, memberikan pembinaan sekaligus arahan mengenai pentingnya transformasi dakwah di era digital sebagai bagian dari penguatan moderasi beragama.

Ibnu Asaddudin menegaskan bahwa para dai muda harus mampu menjadi pelopor dakwah yang bijak, santun, dan bertanggung jawab di media sosial. Menurutnya, ruang digital saat ini menjadi medan dakwah yang sangat luas, sehingga perlu diisi dengan konten-konten keislaman yang menyejukkan dan membangun.

Peserta kegiatan ini terdiri dari perwakilan MUI di setiap kecamatan se-Kabupaten Banyumas, unsur Muhammadiyah, Al-Irsyad, mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, serta perwakilan para dai dari masing-masing kecamatan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam memperkuat dakwah di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Mausul Chayat, Penyuluh Agama Islam KUA Sumbang yang juga menjabat sebagai Pengurus MUI Kecamatan Sumbang Bidang Dakwah. Kehadiran beliau menjadi wujud dukungan terhadap peningkatan kapasitas dai muda dalam menghadapi tantangan dakwah kontemporer.

Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir dai-dai muda yang kreatif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, sekaligus menangkal penyebaran informasi yang tidak benar di ruang publik digital.