Pemotongan Tumpeng Tandai Penutupan MT di Masjid Baitul Muttaqin
Oleh HUMAS
Banyumas – Suasana hangat dan religius menyelimuti Masjid Baitul Muttaqin, Grumbul Ciwera, RW 03 Desa Kedungurang, Kecamatan Gumelar. Puluhan jamaah berkumpul dengan penuh antusias untuk mengikuti acara penutupan kegiatan Majelis Taklim rutin sebelum memasuki masa jeda. Jumat (13/02)
Acara ini bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan wujud rasa syukur atas istiqomahnya para jamaah dalam menimba ilmu agama selama satu periode berjalan.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol keberkahan dan kebersamaan. Nasi tumpeng yang disajikan secara tradisional tersebut dipotong oleh sesepuh setempat dan dibagikan kepada para jamaah dalam suasana kekeluargaan yang erat.
Sebelum ramah tamah dimulai, rangkaian acara diawali dengan:
Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an.
Tausiyah Singkat: Mengingat kembali pentingnya menjaga silaturahmi meski kegiatan rutin sedang libur.
Doa Bersama: Memohon keselamatan, keberkahan rezeki bagi warga RW 03, serta agar seluruh jamaah dipertemukan kembali pada pembukaan pengajian berikutnya dalam keadaan sehat walafiat.
"Kegiatan ini adalah momentum kita untuk mempererat tali persaudaraan. Meski pengajian diliburkan sementara, semangat belajar dan ibadah harus tetap menyala di rumah masing-masing," ujar salah satu pengurus Majelis Taklim Masjid Baitul Muttaqin.
Warga RW 03 Desa Kedungurang memang dikenal memiliki semangat gotong royong yang tinggi. Hal ini terlihat dari partisipasi ibu-ibu dan bapak-bapak yang bahu-membahu menyiapkan hidangan secara swadaya. Acara ditutup dengan makan bersama di serambi masjid, menciptakan pemandangan yang menunjukkan betapa kuatnya kerukunan warga Ciwera.
Dengan selesainya doa bersama ini, diharapkan seluruh warga mendapatkan ketenangan hati dan keberkahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari hingga tiba waktunya Majelis Taklim kembali dibuka.
