Penyuluh Fungsional Perkuat Sinergi Pencegahan Stunting di Karanglewas Kidul
Oleh KUA Purwokerto Barat
Purwokerto — Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Barat, Lu’lu’atul Fauziati, yang juga dipercaya sebagai Ketua Posyandu Balita Mawar 5 Karanglewas Kidul, menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka memperkuat upaya pencegahan stunting di Balai Desa Karanglewas Kidul. Kamis (20/08).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan koordinasi dan sinergi antara unsur Posyandu, pemerintah desa, serta pihak-pihak terkait dalam mendukung program pencegahan dan penanganan stunting, khususnya di wilayah Karanglewas Kidul.
Dalam rapat koordinasi tersebut, peserta membahas berbagai langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah stunting, termasuk penguatan kegiatan Posyandu dan pemantauan kesehatan serta tumbuh kembang balita. Selain itu, dibahas pula mengenai pembiayaan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan stunting maupun berbagai kegiatan Posyandu lainnya ke depan.
Lu’lu’atul Fauziati menyampaikan bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja sama dan komitmen dari berbagai pihak. Menurutnya, Posyandu memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus melakukan pemantauan terhadap kondisi balita secara berkala.
“Pencegahan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara kader, pemerintah desa, keluarga, dan seluruh unsur masyarakat agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat secara optimal,” ujarnya.
Ia berharap hasil rapat koordinasi tersebut dapat menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah kegiatan Posyandu ke depan, termasuk dukungan pembiayaan yang memadai sehingga berbagai program pencegahan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan.
Melalui koordinasi yang rutin dan kolaborasi lintas sektor, Posyandu Balita Mawar 5 Karanglewas Kidul diharapkan semakin optimal dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, tumbuh dan berkembang dengan baik, serta terbebas dari risiko stunting. (is)
