HUT RI #81

Penyuluh Gelar Pembinaan Spiritual bagi WBP Lapas Narkotika Purwokerto

Oleh KUA Purwokerto Barat
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam dari KUA Purwokerto, Iswanto, bersama tim penyuluh agama Islam dari sejumlah KUA lainnya melaksanakan kegiatan Bimbingan Ngaji Al-Qur'an dan Pembinaan Spiritual bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Kelas II B Purwokerto. Kamis (25/06)

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan keagamaan dan penguatan spiritual bagi para warga binaan. Melalui kegiatan ini, para WBP mendapatkan pendampingan dalam membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur'an sebagai bekal dalam menjalani proses pembinaan di dalam lapas.

Acara diawali dengan pembacaan Nadlom Asmaul Husna secara bersama-sama yang dipandu oleh Iswanto dan diikuti oleh seluruh peserta. Suasana religius dan penuh kekhusyukan tampak mewarnai jalannya kegiatan sejak awal hingga akhir.

Selanjutnya, para penyuluh agama memberikan bimbingan membaca Al-Qur'an kepada warga binaan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para peserta yang mengikuti pembelajaran dengan semangat dan kesungguhan.

Menjelang penutupan kegiatan, Iswanto menyampaikan taushiyah dengan tema “Keutamaan Bulan Muharram dan Puasa 'Asyura”. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan bahwa bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT serta memiliki banyak keutamaan. Ia juga mengajak para warga binaan untuk memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak amal saleh, serta melaksanakan puasa 'Asyura sebagai bentuk keteladanan kepada Rasulullah SAW.

“Bulan Muharram adalah kesempatan bagi kita untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan. Semoga melalui pembinaan ini, para warga binaan semakin dekat dengan Al-Qur'an dan mendapatkan ketenangan hati dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan Doa Khotmil Qur'an yang dipimpin oleh penyuluh agama dan diikuti seluruh peserta dengan penuh khusyuk.

Melalui kegiatan bimbingan dan pembinaan spiritual ini, diharapkan para warga binaan dapat meningkatkan pemahaman keagamaan, memperkuat keimanan, serta memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (is)