Penyuluh KUA Bacakan Doa HUT ke-81 RI
Oleh KUA Kedungbanteng
Kedungbanteng — Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lapangan Kridangga, Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng. Salah satu momen yang paling menyentuh dalam rangkaian upacara tersebut terjadi saat Penyuluh Agama Islam KUA Kedungbanteng, Ahmad Iqwamul Insif, membacakan doa untuk bangsa dan negara. Senin (17/08)
Dengan suara yang tenang, penuh penghayatan, dan lantunan doa yang syahdu, Ahmad Iqwamul Insif memimpin doa di hadapan seluruh peserta upacara. Rangkaian doa yang dipanjatkan menjadi momentum untuk mengajak seluruh peserta mengenang jasa para pahlawan sekaligus memohon kepada Allah Ta'ala agar kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan jiwa dan raga senantiasa mendapatkan keberkahan.
Suasana lapangan yang sebelumnya dipenuhi semangat upacara berubah menjadi begitu hening ketika doa mulai dibacakan. Peserta mengikuti dengan penuh kekhusyukan. Beberapa peserta bahkan terlihat meneteskan air mata, terbawa suasana haru dan penghayatan terhadap doa yang dipanjatkan.
Doa tersebut juga mendapatkan apresiasi dari sejumlah peserta dan masyarakat yang hadir. Banyak yang menyampaikan bahwa pembacaan doa terasa menyentuh dan mampu menggugah hati. Mereka berharap setiap doa yang dipanjatkan dalam momentum sakral peringatan kemerdekaan tersebut dapat segera dikabulkan oleh Allah Ta'ala.
Dalam doanya, Ahmad Iqwamul Insif juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, menjaga persatuan dan kerukunan, serta melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui pengabdian sesuai dengan tugas dan kemampuan masing-masing.
Momentum tersebut menjadi salah satu bagian yang berkesan dalam peringatan HUT RI ke-81 di Lapangan Kridangga. Pembacaan doa tidak sekadar menjadi penutup rangkaian upacara, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan merupakan nikmat besar yang patut disyukuri dan diisi dengan pengabdian terbaik kepada bangsa, negara, dan agama.
Semoga seluruh doa yang dipanjatkan untuk Indonesia, para pahlawan, para pemimpin, serta seluruh masyarakat dikabulkan oleh Allah Ta'ala, dan Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, kemakmuran, serta keberkahan.
