HUT RI #81

Sambut Hari Pramuka, Penyuluh dan Kwarran Gumelar Suarakan Kebersihan Sungai Tajum di RRI Purwokerto

Oleh HUMAS
SHARE

 

Purwokerto – Menjelang peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus 2026, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar berkolaborasi dengan Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Gumelar menggelar siaran wawancara interaktif di LPP RRI Purwokerto. Senin (03/08).

Kegiatan yang dikemas dalam program "Sore Ceria" tersebut menghadirkan jajaran pengurus Kwarran Gumelar, yakni Kak Evi Laely Sururiyah, Kak Sifan Yanuar Pradita, dan Kak Suci Yunita Maharani, bersama Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Ahmad Suwandar.

Salah satu fokus utama yang dibahas dalam dialog udara ini adalah isu kelestarian lingkungan, khususnya pentingnya menjaga kebersihan Sungai Tajum yang menjadi salah satu urat nadi kehidupan masyarakat di wilayah Kecamatan Gumelar.

Melalui pendekatan nilai-nilai keagamaan dan dasadarma Pramuka, para narasumber mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, tidak membuang sampah sembarangan ke sungai, serta aktif dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan.

Mengusung tema "Sinergi Lintas Generasi Kunci Penguatan Organisasi Gerakan Pramuka dan Penyuluh Agama", kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergitas antara tokoh keagamaan dan gerakan kepramukaan dalam mengedukasi masyarakat.

Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Ahmad Suwandar, menyampaikan bahwa dakwah dan kepramukaan memiliki irisan tujuan yang sama dalam membina karakter serta kepedulian sosial generasi muda. "Melalui sinergi lintas generasi ini, nilai-nilai kepedulian lingkungan dan keagamaan dapat tersampaikan secara lebih luas dan efektif. Pramuka dan Penyuluh Agama bisa berjalan beriringan menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat," ungkapnya.

Melalui siaran interaktif ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan Sungai Tajum semakin meningkat, sekaligus mempererat hubungan kerja sama antara KUA dan Gerakan Pramuka di wilayah Gumelar.