HUT RI #81

Tetap Semangat Bekali Diri Meski Terpisah Jarak: KUA Sumpiuh Gelar Bimwin Mandiri

Oleh KUA SUMPIUH
SHARE

Sumpiuh – Fondasi rumah tangga yang kokoh tak memandang jarak dan rintangan. Hal tersebut dibuktikan dalam pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri yang digelar di Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh. Selasa (18/08)

Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Laeli Najihah, memberikan pembekalan dan bimbingan secara tatap muka kepada calon pengantin (catin) perempuan, Eni Nur Janah (berasal dari Selanegara). Suasana bimbingan berlangsung khidmat meski catin laki-laki, Afan Bachtar (berasal dari Boyolali), belum bisa hadir secara langsung di lokasi karena masih menunaikan tugas pekerjaan di Cikarang dan belum mendapatkan izin cuti.

Meski tidak dihadiri pasangan secara lengkap, proses pembekalan ikhtiar menuju mahligai rumah tangga ini tetap berjalan hangat dan penuh kesungguhan. Dalam paparannya, Laeli Najihah menekankan pentingnya mempersiapkan mental dan spiritual bagi setiap calon orang tua.

"Niat yang kokoh serta pemahaman mendalam terhadap 5 pilar perkawinan yang sehat adalah modal paling utama dalam membangun rumah tangga. Dari fondasi inilah kelak lahir generasi yang solih dan solihah," tegas Laeli di hadapan peserta.

Adapun 5 pilar keluarga sakinah yang disampaikan meliputi:

  1. Zawaj (Berpasangan): Memahami bahwa suami dan istri adalah pasangan yang saling melengkapi.

  2. Mitsaqan Ghalizhan (Janji Kokoh): Mengingat kembali ikatan pernikahan sebagai janji suci yang agung di hadapan Allah SWT.

  3. Mu'asgarah bil Ma'ruf (Saling Perbuat Baik): Memperlakukan pasangan dengan penuh kesantunan, kasih sayang, dan rasa hormat.

  4. Musyawarah: Menyelesaikan setiap persoalan rumah tangga dengan komunikasi terbuka dan diskusi yang sehat.

  5. Taradhin (Rida Bersama): Saling memberikan keridaan dan kesalingan dalam setiap langkah kehidupan berumah tangga.

Meskipun Afan belum bisa berada di samping sang calon istri saat bimbingan berlangsung, pesan-pesan serta materi edukasi ini diharapkan tetap sampai dan dipahami bersama demi menyatukan visi dan misi keluarga. Jarak Cikarang–Selanegara menjadi bukti komitmen dan keseriusan kedua catin untuk melangkah ke jenjang pernikahan dengan bekal keilmuan yang matang.

KUA Sumpiuh berkomitmen untuk terus mendampingi para calon pengantin melalui bimbingan yang berkualitas, demi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah serta melahirkan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia.