Pembelajaran PAI Penuh Cinta Perkuat Karakter Siswa SMK Wiworotomo Purwokerto
Oleh HUMAS
Purwokerto — SMK Wiworotomo Purwokerto menerima kunjungan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam rangka pembinaan, monitoring, dan evaluasi penyelenggaraan pembelajaran PAI di sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pembelajaran agama tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak, dan karakter peserta didik melalui pembelajaran yang penuh cinta dan keteladanan. Rabu (12/08)
SMK Wiworotomo Purwokerto memiliki empat guru PAI yang bertanggung jawab pada masing-masing jenjang. Pembelajaran PAI Kelas XII diampu oleh M. Amin Ulinuha, Kelas XI oleh Sugiono, sedangkan Kelas X diampu oleh Ali Zainal, dan Elda Pradana. Kunjungan diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah dan guru PAI di ruang Kepala Sekolah. Dalam kesempatan tersebut, Dudiyono, selaku Pengawas PAI SMK dari Kankemenag Kab. Banyumas memberikan arahan dan pembinaan terkait peningkatan kualitas pembelajaran PAI, administrasi pembelajaran, asesmen peserta didik, serta pengembangan kompetensi profesional guru.
Dudiyono menekankan bahwa pembelajaran PAI hendaknya dilaksanakan dengan pendekatan yang humanis, inspiratif, dan penuh cinta sehingga nilai-nilai agama dapat dirasakan dan dihayati oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran yang demikian diharapkan mampu memperkuat karakter siswa, membangun budaya positif di sekolah, serta membentuk generasi yang tidak hanya kompeten secara akademik dan vokasional, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, kepedulian, dan akhlak mulia. Semangat tersebut selaras dengan penerapan Kurikulum CINTA yang terus dikuatkan dalam pembinaan PAI di lingkungan pendidikan.
Kepala SMK Wiworotomo Purwokerto, Yanuar Sumaryoko, menyambut baik kunjungan dan pembinaan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan pendampingan Pengawas PAI serta menegaskan keterbukaan sekolah terhadap berbagai masukan, saran, dan rekomendasi untuk peningkatan mutu pendidikan. “Kami sangat terbuka terhadap berbagai masukan, saran, dan rekomendasi dari Bapak Pengawas. Semoga hasil pembinaan hari ini dapat menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi sekolah, khususnya dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pembelajaran PAI,” ungkapnya. Melalui sinergi sekolah, guru PAI, dan Pengawas, pembelajaran PAI diharapkan semakin bermakna dan mampu menghadirkan pendidikan yang menguatkan karakter siswa dengan landasan cinta, keteladanan, dan nilai-nilai keislaman.
