Aksi Gotong Royong Pegawai KUA Wujudkan Lingkungan Kantor yang Asri
Oleh KUA Somagede
Somagede - Pelayanan publik yang prima tidak hanya diukur dari kecepatan proses administrasi atau kejelasan informasi yang diberikan. Lebih dari itu, kenyamanan lingkungan fisik kantor memegang peranan krusial dalam menciptakan pengalaman positif bagi masyarakat. Kantor Urusan Agama (KUA) Somagede memahami betul urgensi ini. Rabu (13/05)
Di bawah langit biru yang cerah, suasana di halaman KUA Somagede tampak berbeda dari biasanya. Tidak ada hiruk-pikuk antrean, melainkan pemandangan harmonis para pegawai yang sedang bahu-membahu mengolah bambu. Aktivitas ini bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan implementasi nyata dari program 5K yang menjadi napas organisasi.
Program 5K (Kebersihan, Keindahan, Ketertiban, Keamanan, dan Kekeluargaan) bukan hanya slogan yang terpampang di dinding kantor. Di KUA Somagede, konsep ini diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang melibatkan seluruh elemen pegawai.
Kebersihan & Keindahan
Penataan taman dan area terbuka hijau dilakukan agar lingkungan tetap segar dan bebas dari kesan kumuh.
Ketertiban
Pemanfaatan idle time (waktu kosong) secara terstruktur untuk perawatan aset negara.
Kekeluargaan
Gotong royong tanpa sekat jabatan mempererat ikatan emosional antar pegawai.
Kreativitas di Sela Pelayanan: Mengolah Bambu
Bambu-bambu yang dipotong dan dirapikan oleh para pegawai ini memiliki tujuan fungsional. Rencananya, material alami ini akan digunakan sebagai pagar pelindung untuk tanaman sayur dan cabai yang tumbuh subur di sisi kiri kantor. Langkah ini merupakan bentuk kemandirian pangan sekaligus upaya mempercantik estetika taman.
"Lingkungan yang asri mencerminkan ketenangan hati. Kami ingin setiap calon pengantin atau masyarakat yang datang ke sini merasa teduh, bukan justru merasa tegang karena suasana kantor yang kaku."
Salah satu poin menarik dari kegiatan ini adalah hilangnya sekat birokrasi. Terlihat kepala kantor, penghulu, hingga staf administrasi terjun langsung. Ada yang memegang gergaji, ada yang membelah bambu, dan ada yang merapikan area taman. Kerja sama tim (teamwork) seperti inilah yang kemudian terbawa ke dalam kualitas pelayanan di dalam ruangan.
Membangun komunikasi internal yang lebih cair dan efektif.
Menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap fasilitas kantor.
Menjadi teladan bagi masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga lingkungan. (Mas Kawit)
