Anak yang Berilmu Merupakan Warisan Abadi
Oleh KUA KEMRANJEN
Kemranjen – Pertemuan wali santri TPQ Tanwirul Ilmi Sidamulya diisi dengan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (bimluh) keagamaan yang disampaikan oleh Wafi, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kemranjen. Kamis (13/08)
Dalam kesempatan tersebut, Wafi menyampaikan materi tentang pentingnya memberikan pendidikan agama dan ilmu pengetahuan kepada anak. Ia menekankan bahwa anak yang berilmu merupakan salah satu bentuk warisan yang abadi bagi orang tua.
“Anak yang berilmu bukan hanya menjadi kebanggaan orang tua, tetapi juga menjadi investasi kebaikan yang manfaatnya dapat terus mengalir. Ilmu yang diamalkan akan menjadi warisan yang tidak akan habis,” ungkap Wafi.
Wafi juga mengajak para wali santri untuk terus memberikan perhatian terhadap pendidikan anak, terutama dalam membangun karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap ilmu agama. Peran orang tua dan pengajar TPQ dinilai sangat penting dalam membentuk generasi yang berilmu sekaligus berakhlakul karimah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 25 wali santri serta para pengajar TPQ Tanwirul Ilmi. Pertemuan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh semangat, sekaligus menjadi ruang komunikasi antara wali santri dan pengajar dalam mendukung perkembangan pendidikan keagamaan anak.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para wali santri semakin menyadari bahwa memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar dan menuntut ilmu merupakan bentuk investasi terbaik sekaligus warisan berharga yang akan memberikan manfaat hingga masa mendatang.(W)
