Bekal Menuju Keluarga Sakinah: Binwin Mandiri KUA Sumpiuh Usung Tema 5 Pilar Perkawinan
Oleh KUA SUMPIUH
SUMPIUH – Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri bagi calon pengantin (catin). Kegiatan yang berlangsung secara khidmat di Balai Nikah KUA Sumpiuh ini diikuti oleh pasangan calon pengantin, Ragil Pamungkas dan Isnaini Mukharomah, yang berasal dari Desa Pandak. Senin (27/7)
Bimbingan materi disampaikan langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Laeli Najihah. Pada kesempatan tersebut, materi difokuskan pada tema "5 Pilar Perkawinan yang Sehat dan Niat yang Baik sebagai Modal Membentuk Keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahimah".
Dalam pemaparannya, Laeli Najihah menekankan pentingnya menata niat sejak awal melangkahkan kaki menuju jenjang pernikahan. Niat yang tulus karena Allah SWT menjadi pondasi utama dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan berumah tangga.
Selain niat yang lurus, pemateri juga membekali pasangan catin dengan pemahaman mendalam mengenai 5 Pilar Perkawinan, yaitu:
-
Berpasangan (Zawaj): Memahami bahwa suami dan istri adalah mitra yang saling melengkapi.
-
Janji Kokoh (Misaqan Ghalidzan): Mengingat ikatan pernikahan sebagai janji suci dan kuat di hadapan Allah.
-
Saling Perlakukan dengan Baik (Mu’asgarah bil Ma’ruf): Saling menghormati, menyayangi, dan memperlakukan pasangan secara patut.
-
Musyawarah: Menyelesaikan setiap persoalan rumah tangga dengan komunikasi dan diskusi yang sehat.
-
Kerelaan (Taradhin): Saling ridha dan melengkapi kekurangan satu sama lain demi menjaga keharmonisan.
"Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan membangun komitmen bersama yang dilandasi niat ibadah. Dengan menerapkan lima pilar perkawinan sehat, insyaAllah keluarga yang terbentuk akan senantiasa dilimpahi ketenangan, kasih sayang, dan keberkahan," tutur Laeli Najihah di sela-sela bimbingan.
Melalui bimbingan perkawinan mandiri ini, KUA Sumpiuh berharap pasangan Ragil Pamungkas dan Isnaini Mukharomah memiliki kesiapan mental, spiritual, dan pengetahuan yang matang sebelum mengarungi bahtera rumah tangga hingga terwujud keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
