Bimbingan Penyuluhan Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Keceriaan di Usia Senja
Oleh Pokjaluh
Banyumas – Bimbingan penyuluhan yang mengangkat tema kesehatan dan keceriaan di usia senja digelar di Majelis Taklim Baitussalam, Jambu, Wangon. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Lanjut Usia Internasional, untuk mengingatkan masyarakat bahwa para lansia perlu mendapat perhatian, penghormatan, dan dukungan agar tetap sehat dan bahagia. Para jamaah yang hadir mengikuti kegiatan dengan suasana kekeluargaan. Senin (05/10)
Penyuluhan disampaikan oleh Joharulloh, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa usia senja bukanlah masa yang harus dijalani dengan kesepian atau perasaan tidak berguna, melainkan masa untuk memperbanyak ibadah, berbagi pengalaman, dan menikmati kebersamaan dengan keluarga. "Usia senja adalah anugerah. Mari kita jalani dengan badan yang sehat, hati yang gembira, dan ibadah yang terjaga, sebab keceriaan hati adalah bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan," ujar Joharulloh.
Dalam materinya, Joharulloh mengajak para jamaah untuk menjaga kesehatan melalui kebiasaan sederhana, seperti berolahraga ringan, menjaga pola makan, beristirahat yang cukup, dan rutin memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan batin dengan memperbanyak dzikir, bersyukur, serta mempererat silaturahmi dengan sesama. Menurutnya, hati yang tenang dan ceria akan membantu seseorang menghadapi masa tua dengan lebih bahagia.
Selain itu, penyuluh mengingatkan peran keluarga dan masyarakat dalam memuliakan para lansia. Ia menyampaikan bahwa berbakti kepada orang tua dan menghormati yang lebih tua merupakan ajaran agama yang harus terus dijaga. Perhatian berupa sapaan, kunjungan, dan kesediaan mendengarkan cerita para lansia dinilai sangat berarti bagi kebahagiaan mereka. Sesi tanya jawab yang berlangsung setelah pemaparan juga berjalan hidup, dengan jamaah menyampaikan berbagai pengalaman dan pertanyaan seputar menjaga kesehatan dan ibadah di usia lanjut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah Majelis Taklim Baitussalam semakin termotivasi untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani, serta tetap aktif dan ceria di usia senja. Majelis taklim dinilai menjadi wadah yang baik bagi para lansia untuk tetap bersemangat belajar, beribadah, dan bersilaturahmi. Penyuluhan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala agar semakin banyak lansia dan keluarga yang merasakan manfaatnya. (jhr)
