Bimbingan Perkawinan di KUA Sumpiuh: Sentuhan Motivasi untuk Pasangan Catin Ketanda

Oleh KUA SUMPIUH
SHARE

Sumpiuh – Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh menjadi saksi khidmatnya pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Binwin) mandiri yang ditujukan bagi pasangan calon pengantin (catin), Irvana dan Ngaijah, yang berasal dari Desa Ketanda. Kegiatan bimbingan ini dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam fungsional KUA Sumpiuh, Laeli Najihah. Rabu (17/06)

Ada yang berbeda dan mendalam pada sesi Binwin kali ini. Mengetahui bahwa kedua calon mempelai sebelumnya pernah mengarungi bahtera rumah tangga namun harus kandas di tengah jalan, Laeli Najihah memberikan pendekatan pembekalan yang sangat menyentuh sisi psikologis dan spiritual pasangan tersebut.

Dalam arahannya, Laeli menyampaikan pesan menyentuh dan mengajak Irvana maupun Ngaijah untuk menata kembali niat secara tulus dalam memasuki lembaran baru kehidupan berumah tangga. Ia menekankan pentingnya komitmen baru yang dibangun di atas fondasi saling pengertian, belajar dari masa lalu, serta bersandar pada rida Allah SWT.

"Jadikan pengalaman masa lalu sebagai guru yang terbaik. Kegagalan terdahulu bukanlah akhir, melainkan pelajaran berharga untuk membentuk pribadi yang lebih dewasa, sabar, dan bijaksana dalam menghadapi setiap dinamika pernikahan yang akan datang," ujar Laeli di hadapan pasangan catin.

Melalui bimbingan mandiri ini, KUA Sumpiuh berharap pasangan Irvana dan Ngaijah dapat melangkah ke jenjang pernikahan dengan kesiapan mental yang lebih matang, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta kokoh menghadapi masa depan bersama. Sesi bimbingan berjalan dengan lancar, penuh khidmat, dan diwarnai dialog interaktif yang positif.