Delapan Tanda Makrifat
Oleh KUA KEMRANJEN
Kemranjen – Penyuluh Agama Islam KUA Kemranjen, Miftahudin, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) di MT Al Istiqomah, Desa Grujugan, Kecamatan Kemranjen. Kegiatan tersebut diikuti oleh 15 jamaah dengan suasana penuh khidmat dan antusias. Selasa (25/08)
Dalam kesempatan tersebut, Miftahudin menyampaikan materi tentang delapan tanda makrifat, sebagai upaya meningkatkan pemahaman jamaah mengenai kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT. Makrifat tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan secara teori, tetapi juga tercermin dalam sikap, perilaku, dan kualitas ibadah sehari-hari.
Miftahudin mengajak jamaah untuk terus melakukan introspeksi diri, memperbaiki ibadah, memperbanyak amal saleh, serta menumbuhkan rasa cinta dan kedekatan kepada Allah SWT. Menurutnya, semakin baik hubungan seorang hamba dengan Allah, semestinya semakin baik pula akhlak dan kepeduliannya kepada sesama.
Kegiatan Bimluh berlangsung interaktif. Para jamaah menyimak materi dengan baik dan mengikuti kegiatan hingga selesai. Diharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan tambahan wawasan keagamaan sekaligus menjadi motivasi bagi jamaah untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.(W)
