Demo Anti Bullying Siap Guncang MPLS, PMR Nahla MTsN 3 Banyumas Matangkan Aksi Spektakuler Sekaligus Bidik Juara Nasional COMRECYV 2026
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas – Semangat menyambut murid baru Tahun Pelajaran 2026/2027 tidak hanya ditunjukkan oleh anggota Pramuka, tetapi juga berkobar di tubuh PMR Madya Nahla MTs Negeri 3 Banyumas. Di tengah masa libur kenaikan kelas, para anggota tetap hadir mengikuti latihan intensif guna mempersiapkan demo spektakuler bertema Anti Bullying yang akan ditampilkan pada rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS). Melalui penampilan edukatif yang dipadukan dengan drama, simulasi, dan penanganan pertolongan pertama, PMR Nahla ingin mengajak murid baru membangun budaya madrasah yang aman, nyaman, saling menghargai, serta bebas dari segala bentuk perundungan sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di MTs Negeri 3 Banyumas. Jumat (26/06)
Mengusung tema "Bersama Ciptakan Madrasah Ramah Tanpa Bullying", para anggota PMR mempersiapkan setiap adegan dengan penuh kesungguhan. Penampilan yang disusun tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang kuat mengenai pentingnya empati, kepedulian, keberanian menolong teman, serta menghormati setiap perbedaan. Melalui demonstrasi tersebut, murid baru diharapkan mampu memahami bahwa lingkungan madrasah merupakan rumah kedua yang harus dijaga bersama agar setiap peserta didik dapat belajar dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.
Di balik persiapan penyambutan murid baru, latihan yang dilakukan PMR Nahla juga menjadi bagian dari pemantapan menghadapi Grand Final COMRECYV (Competition of Red Cross Youth Volunteer III) Tingkat Nasional Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Pada ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, PMR Nahla MTs Negeri 3 Banyumas akan tampil pada kategori Perawatan Keluarga dan Ayo Siaga Bencana, dua cabang yang menuntut penguasaan keterampilan, ketepatan tindakan, kerja sama tim, serta kemampuan memberikan edukasi kemanusiaan kepada masyarakat.
Selama latihan, para anggota memantapkan berbagai teknik mulai dari simulasi pertolongan pertama, penanganan anggota keluarga yang membutuhkan perawatan di rumah, prosedur kesiapsiagaan menghadapi bencana, hingga kemampuan komunikasi saat memberikan edukasi kepada masyarakat. Semua materi dilatih secara berulang agar setiap anggota memiliki kesiapan mental, keterampilan, dan kepercayaan diri saat tampil di hadapan dewan juri nasional maupun ketika memberikan demonstrasi kepada murid baru. Semangat belajar, disiplin, dan kerja sama menjadi kekuatan utama yang terus dibangun dalam setiap sesi latihan.
Salah seorang anggota PMR Nahla mengaku bangga dapat menjadi bagian dari tim yang dipercaya membawa nama baik madrasah. "Kami ingin memberikan penampilan terbaik untuk menyambut adik-adik murid baru sekaligus membuktikan bahwa PMR adalah ekstrakurikuler yang keren, bermanfaat, dan penuh nilai kemanusiaan. Melalui demo Anti Bullying kami ingin mengajak semua saling menghargai, sedangkan persiapan COMRECYV menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, berlatih, dan mengharumkan nama MTs Negeri 3 Banyumas di tingkat nasional," ujarnya dengan penuh optimisme.
Dedikasi para anggota PMR Nahla yang tetap berlatih di masa liburan menjadi bukti bahwa semangat berprestasi dan jiwa kemanusiaan terus tumbuh di lingkungan MTs Negeri 3 Banyumas. Dengan persiapan yang semakin matang, mereka optimistis mampu menghadirkan demo Anti Bullying yang inspiratif pada kegiatan MPLS sekaligus tampil maksimal di Grand Final COMRECYV 2026. Semangat ini sejalan dengan komitmen MTs Negeri 3 Banyumas dalam membina peserta didik yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berkarakter, peduli terhadap sesama, tangguh menghadapi berbagai situasi, serta siap menjadi generasi madrasah yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.(HumasMTsN3).
