Dharma Wanita KUA Ajibarang: Rawat Kebersamaan, Kuatkan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga
Oleh HUMAS
Ajibarang - Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) KUA–PPAI Kecamatan Ajibarang yang digelar baru-baru ini berlangsung penuh khidmat sekaligus haru. Kegiatan yang menjadi wadah silaturahmi berkala bagi para anggota ini tidak hanya membahas agenda administratif organisasi, tetapi juga menjadi momen perpisahan serta sarana pemberdayaan ekonomi keluarga. Jumat (12/06)
Suasana haru menyelimuti ruang pertemuan saat salah satu anggota senior DWP KUA Ajibarang, Siti Baekuniyah, menyampaikan kata pamit. Langkah ini diambil menyusul adanya mutasi tugas sang suami, H. Isnaeni, yang secara resmi diangkat dan berpindah tugas menjadi Kepala KUA Tambak.
Dalam sambutan perpisahannya, Siti Baekuniyah mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas kebersamaan, dukungan, dan kekeluargaan yang telah terjalin erat selama enam tahun terakhir di KUA Ajibarang. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama berinteraksi dalam organisasi, seraya berharap agar tali silaturahmi dan persaudaraan yang telah terbangun tidak terputus begitu saja meski terpisah jarak tugas yang baru.
Selain agenda pamitan, pertemuan rutin ini juga difokuskan pada penguatan internal organisasi. Pengurus DWP KUA–PPAI Ajibarang melakukan pembahasan menyeluruh terkait laporan keuangan dan evaluasi kas organisasi demi menjaga transparansi.
Guna memastikan roda administrasi organisasi tetap berjalan lancar dan akuntabel, dilaksanakan pula agenda Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bendahara. Posisi Bendahara yang sebelumnya diamanahkan kepada Kurniasih kini secara resmi dialihkan kepada Anita. Reorganisasi ini diharapkan mampu membawa penyegaran sekaligus mempertahankan tata kelola administrasi yang tertib di tubuh DWP KUA–PPAI Ajibarang.
Menutup rangkaian acara, pertemuan rutin ini diisi dengan kegiatan capacity building berupa praktik langsung pembuatan puding lumut. Pelatihan keterampilan praktis ini dipilih sebagai upaya nyata DWP dalam memberdayaan para anggotanya di bidang kuliner kreatif.
Melalui pelatihan ini, para anggota tidak hanya diajarkan teknik pembuatan yang tepat agar menghasilkan tampilan puding yang menarik, tetapi juga diberikan wawasan peluang bisnisnya. Keterampilan baru ini diharapkan dapat diaplikasikan oleh para anggota, baik sebagai alternatif usaha rumahan untuk menambah pendapatan/penghasilan keluarga, maupun sekadar menjadi hidangan sehat dan favorit bagi keluarga tercinta di rumah.
