HUT RI #81

Donor Darah Sebagai Dakwah Bil Hal

K
KUA Wangon
12 Mar 2026
29x dibaca
SHARE

Banyumas - Kegiatan donor darah sukses diselenggarakan di Balai Desa Windunegara, Kecamatan Wangon. Acara yang dimulai tepat setelah pelaksanaan salat tarawih ini menarik antusiasme tinggi dari warga sekitar yang ingin berbagi kebaikan di bulan suci Ramadhan. Dengan memanfaatkan momentum bulan berbagi, balai desa disulap menjadi ruang kemanusiaan yang mempertemukan semangat spiritualitas dengan aksi nyata menolong sesama melalui setetes darah. Kamis (12/03/26)

Para pendonor yang hadir mayoritas berasal dari lingkungan Desa Windunegara dan wilayah sekitarnya di Kecamatan Wangon. Meski sedang dalam masa menjalankan ibadah puasa di siang hari, warga tetap bersemangat mendaftarkan diri setelah berbuka dan beristirahat sejenak usai salat berjamaah. Prosedur donor darah dilakukan dengan protokol kesehatan dan pengawasan tim medis untuk memastikan kondisi fisik para pendonor tetap stabil dan layak melakukan donor di malam hari.

Joharulloh, Penyuluh Agama dari KUA Wangon yang hadir dan ikut mendonorkan darahnya dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan implementasi nyata dari konsep dakwah melalui perbuatan. Menurutnya, membantu sesama yang membutuhkan transfusi darah adalah bentuk ibadah yang sangat mulia dan sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dalam Islam. Kegiatan ini membuktikan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan di atas mimbar, tetapi juga melalui aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

"Donor darah ini adalah wujud dari Dakwah Bil Hal, yaitu berdakwah dengan keteladanan dan aksi nyata. Di bulan yang penuh berkah ini, kita ingin menunjukkan bahwa kepedulian umat terhadap sesama tidak terbatas pada doa saja, tetapi juga melalui pengorbanan fisik yang dapat menyelamatkan nyawa orang lain," ujar Joharulloh di sela-sela memantau jalannya kegiatan.

Kepala Dusun (Kadus) Desa Windunegara, Siman, turut memberikan apresiasi atas partisipasi warganya yang melampaui target awal. Beliau menyampaikan bahwa kesadaran warga Windunegara untuk mendonorkan darah semakin meningkat setiap tahunnya, terutama saat dilaksanakan secara berjamaah seperti ini. Kegiatan ini ditutup menjelang tengah malam dengan terkumpulnya puluhan kantong darah yang siap disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) untuk kebutuhan medis di wilayah Banyumas.

"Kami sangat bangga melihat warga tetap peduli meski baru saja menyelesaikan ibadah tarawih. Semoga setiap tetes darah yang disumbangkan menjadi amal jariyah bagi warga kami dan menjadi penyambung nyawa bagi mereka yang sedang berjuang di rumah sakit," pungkasnya saat mendampingi para pendonor.(yud)