HUT RI #81

Dorong Kemandirian Ekonomi, Penyuluh KUA Wangon Beri Pendampingan Mustahik Produktif Usaha Bengkel Motor

Oleh Pokjaluh
SHARE

Banyumas – Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus berkomitmen mendorong pemberdayaan ekonomi umat berbasis zakat produktif di wilayah kerjanya. Melalui Penyuluh Agama Islam, Joharulloh, KUA Wangon memberikan pendampingan secara langsung kepada penerima manfaat (mustahik) yang mengelola usaha bengkel motor kecil di Desa Jambu, Kecamatan Wangon. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bantuan modal serta sarana usaha dapat berkembang optimal sehingga mampu meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat. Jumat (18/09)

Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada evaluasi teknis operasional usaha, melainkan juga memberikan pembinaan mental, etika berbisnis syariah, hingga pengelolaan keuangan sederhana. Langkah ini diambil agar penerima zakat produktif memiliki ketahanan modal serta kemampuan untuk mengelola hasil usahanya secara mandiri dan berkelanjutan di tengah persaingan usaha lokal.

Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Joharulloh, menyampaikan bahwa program pendampingan mustahik produktif merupakan bagian integral dari tugas penyuluhan dalam bidang pemberdayaan zakat dan pemulihan ekonomi umat. "Zakat produktif bukan sekadar bantuan modal bergulir atau peralatan kerja, melainkan amanah yang harus dibersamai dengan pembinaan spiritual dan manajemen usaha. Kami berharap melalui pendampingan rutin ini, usaha bengkel motor yang dirintis dapat terus berkembang hingga nantinya mampu bertransformasi dari penerima zakat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzakki)," tutur Joharulloh saat meninjau lokasi bengkel.

Kehadiran penyuluh KUA Wangon di lapangan disambut hangat oleh pemilik usaha bengkel motor kecil di Desa Jambu, Jono. Pria yang sehari-hari menggeluti jasa servis dan perbaikan sepeda motor ini mengaku sangat terbantu dengan adanya arahan dan motivasi yang diberikan secara berkala.

Jono mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pendampingan yang diterimanya dari KUA Wangon. "Saya sangat berterima kasih kepada Pak Joharulloh dan KUA Wangon yang tidak hanya memberikan perhatian pada usaha kecil saya, tetapi juga selalu memberi nasihat dan motivasi usaha. Pembinaan ini membuat saya semakin bersemangat mengelola bengkel ini dengan jujur dan tekun agar hasilnya membawa berkah bagi keluarga," kata Jono di sela-sela aktivitas perbaikan sepeda motornya. (jhr)