Guru MI Harus Aktif

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto (Humas) : Kepala Kantor Kemenag Banyumas Dr.H.Ibnu Asaddudin, S.Ag, M.Pd  didampingi Kasi Pendma Dr.H. Edi Sungkowo, M.Pd membuka dan memberikan arahan serta pembinaan kepada 70 peserta guru madrasah yang mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka (PPPKM) bagi guru  MI se Kecamatan  Purwokerto Barat Tahun 2023-2024 di MI Darul Hikmah Bantarsoka Purwokerto Barat. Rabu (20/12)

Bimtek PPPKM diadakan oleh KKM MI purwokekrto barat, hadir dalam Bimtek Pengawas Madrasah Hidayaturrohmah, M.Pd.I, Khusnudin, M.Pd.I Asesor dari Kabupaten Brebes selaku Tim Pengembang Kurikulum.

Dalam arahannya Kakan Kemenag menyampaikan bahwa semua kegiatan kementerian Agama didetik detik akhir ini harus banter, Semua kegiatan Kementerian Agama harus dipublikasikan melalui media sosial.

“ Salah satunya adalah menggunakan facebook, Tik Tok, apabila seluruh ASN kementerian Agama seluruh Indonesia raya menggelorakan, mengamplifikasikan semua kegiatan kita maka semua orang akan tahu. Kita harus aktif dimanapaun berada, baik di grup WA atapun lainnya .” ungkapnya.

Lebih lanjut Ibnu menjelaskan bahwa pengawas dan ketua KKM harus aktif memberikan usulan kepada Kasi Pendma, terus melangkah dengan yakin dan pasti,  tentunya ini berkat pembinaan dan momongan Kasi Pendma.

Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Kakan kemenag Banyumas, Edi Sungkowo dalam arahannya menyampaikan terkait perlunya pengembangan diri bagi guru.

“ Guru Madrasah Ibtidaiyah harus selalu meningkatkan kompetensi dan berinovasi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan Kurikulum Merdeka, mengikuti perkembangan tekhnologi informatika sehingga model pembelajaran active learning bisa diterapkan dalam pengelolaan kelas.” Ungkapnya.(yud)