HUT RI #81

Hangatnya Silaturahim Keluarga Besar MTsN 3 Banyumas dalam Takziyah ke Banjarsari Wetan

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas – Duka yang menyelimuti keluarga besar Mbah Sanredja Warda menjadi ruang bagi keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas untuk menghadirkan kepedulian dan kebersamaan. Perwakilan keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas berkesempatan bersilaturahim sekaligus menyampaikan takziyah ke kediaman keluarga almarhum di Banjarsari Wetan, Sumbang, sebagai bentuk empati dan ungkapan turut berduka cita atas berpulangnya sosok sepuh yang telah menjalani kehidupan panjang hingga usia 92 tahun. Selasa (06/10)

Almarhum Mbah Sanredja Warda merupakan eyang kakung dari Isfida Tyas Monowati, salah satu staf Tata Usaha MTs Negeri 3 Banyumas sekaligus asisten pada bagian kehumasan. Usia 92 tahun menjadi perjalanan kehidupan yang panjang, penuh pengalaman, serta menyimpan begitu banyak cerita dan keteladanan bagi keluarga yang ditinggalkan. Kepergian beliau tentu meninggalkan ruang rindu yang mendalam, namun juga menghadirkan kenangan dan doa yang akan terus hidup di tengah keluarga.

Kehadiran perwakilan keluarga besar madrasah menjadi wujud bahwa hubungan di lingkungan MTs Negeri 3 Banyumas tidak sekadar terikat oleh tugas dan pekerjaan, tetapi juga tumbuh dalam rasa kekeluargaan. Perwakilan Waka Humas, Waka Kurikulum, staf Tata Usaha, serta beberapa guru hadir untuk menyampaikan rasa belasungkawa secara langsung, mendoakan almarhum, sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga yang sedang berduka.

Dalam suasana penuh keheningan dan kekhidmatan, doa dipanjatkan untuk almarhum agar segala amal kebaikan yang telah dilakukan selama hidupnya diterima oleh Allah SWT, segala kekhilafan diampuni, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas juga turut mendoakan agar almarhum memperoleh husnul khatimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menerima ketetapan Allah SWT.

Bagi keluarga besar madrasah, takziyah bukan hanya tentang hadir di rumah duka, tetapi tentang menghadirkan rasa bahwa dalam suka maupun duka, tidak ada yang berjalan sendirian. Ada tangan yang datang untuk berjabat, ada hati yang ikut merasakan, dan ada doa yang dipanjatkan bersama. Silaturahim sederhana di tengah suasana duka tersebut menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah bagian penting dari keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas.

Selamat jalan Mbah Sanredja Warda. Sembilan puluh dua tahun adalah perjalanan panjang yang telah meninggalkan jejak bagi keluarga dan orang-orang di sekitar. Semoga setiap kebaikan menjadi amal yang terus mengalir, setiap jejak kehidupan menjadi kenangan yang penuh makna, dan kepulangan beliau menjadi jalan menuju rahmat Allah SWT. Keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas turut berduka cita. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kesabaran serta kekuatan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. (Humas/tum)