Juara Bukan Sekadar Piala: Mapsi Kalibagor Tanamkan Prestasi dan Karakter
Kalibagor — Juara bukan sekadar tentang piala, tetapi tentang nilai yang tumbuh dalam diri peserta didik. Pesan itulah yang mengemuka dalam pembukaan Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) Kecamatan Kalibagor yang dibuka Pengawas PAI, Siti Nur Hidayati, di Aula Korwilcam Dindik Kecamatan Kalibagor. Rabu (24/09).
Siti Nur Hidayati yang akrab disapa Inung menyampaikan pesan Koordinator Korwilcam Dindik Kecamatan Kalibagor, Hari Kartini Setyawati, agar semangat juara tertanam dalam jiwa peserta. Ia kemudian menegaskan, “Jadilah yang terbaik. Jika tidak bisa menjadi yang terbaik, minimal memiliki satu prestasi. Jika tidak punya prestasi, milikilah attitude yang baik, sehingga selalu menjadi teladan dan inspirator di sekitar.” Pesan tersebut menempatkan kompetisi bukan semata sebagai upaya mengejar kemenangan, tetapi sebagai proses membangun growth mindset, karakter, dan keteladanan.
Perspektif tersebut sejalan dengan pesan Pengawas Sekolah Ari Dwi Atmojo yang hadir dalam pembukaan. Menurutnya, MAPSI jangan dijalani sebatas lomba, tetapi harus menjadi ruang internalisasi nilai-nilai, khususnya nilai agama, sehingga kompetensi dan karakter berkembang secara bersamaan. Ketua K3S Prapto Rujito turut menyatakan kesepahaman terhadap gagasan tersebut. Sementara itu, Ketua Panitia Kirsun menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak yang mendukung kegiatan.
MAPSI Kecamatan Kalibagor tahun ini mempertandingkan 13 cabang lomba yang dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Aula Korwilcam Dindik Kalibagor, SD Negeri 2 Kalibagor, dan SD Negeri Karangdadap. “Semoga dari sini lahir duta-duta terbaik yang mampu melanjutkan perjuangan ke tingkat Kabupaten, kemudian Provinsi,” harap Inung. Sebab, kompetisi pendidikan yang bermakna bukan hanya melahirkan pemenang, tetapi menumbuhkan pribadi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu menginspirasi. nungh.
