HUT RI #81

Kemenag Banyumas Berikan Pembinaan dan Penghargaan bagi Juara OMI 2026

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas memberikan pembinaan, pendampingan, sekaligus penghargaan kepada para juara Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Banyumas Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Jumat (25/09)

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, ari sekalian atas prestasi dalam Kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, semangat belajar, serta dukungan dari para guru, orang tua, dan madrasah,” ungkap Ibnu di hadapan para juara.

Ibnu menjelaskan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Banyumas telah melaksanakan OMI Tahun 2026 pada 7 – 9 September 2026 yang dipusatkan di empat lokasi, yaitu MAN 1 Banyumas, MAN 2 Banyumas, MTsN 1 Banyumas, dan MIN 1 Banyumas.

Ajang tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta didik madrasah di Kabupaten Banyumas. Tercatat sebanyak 656 peserta dari jenjang MI/SD, 353 peserta dari jenjang MTs/SMP, dan 312 peserta dari jenjang MA/SMA mengikuti kompetisi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga mengingatkan bahwa prestasi tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari proses perjuangan, kedisiplinan, sportivitas, dan semangat untuk terus berkembang.

Mengutip hadits Rosululloh SAW, Ibnu menyampaikan, “Tidak ada hadiah perlombaan kecuali pada lomba unta, kuda, atau panahan.” (HR. Abu Dawud No. 2574, Tirmidzi No. 1700, dan An-Nasa’i No. 3585).

Menurutnya, pesan tersebut mengajarkan pentingnya membangun pribadi yang kuat, tangkas, memiliki semangat berkompetisi, serta senantiasa mengembangkan kemampuan dan potensi diri.

“Kemenangan hari ini adalah buah dari kerja keras dan izin Allah SWT. Semoga gelar juara ini tidak membuat kita jemawa, tetapi justru semakin bersemangat untuk meneladani sportivitas, kegigihan, dan ketekunan Rosululloh SAW,” pesannya.

Ibnu juga mengingatkan para juara agar menjadikan prestasi yang diraih sebagai motivasi untuk terus belajar dan berlatih. Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah kompetisi hendaknya menjadi awal dari perjalanan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, bukan menjadi alasan untuk berhenti berusaha.

Ia juga menyampaikan bahwa Rosululloh SAW senantiasa memberikan apresiasi terhadap para sahabat yang memiliki keunggulan di berbagai bidang, baik dalam ilmu pengetahuan, Al-Qur’an maupun strategi.
“Kemenangan ini adalah amanah. Jadikan ilmu dan prestasi ini sebagai jalan untuk menebar manfaat bagi orang banyak. Jangan berhenti belajar, teruslah berlatih, dan jadikan prestasi ini sebagai langkah awal untuk meraih rida Allah SWT,” tuturnya.

Kegiatan pembinaan dan penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Kementerian Agama Kabupaten Banyumas terhadap kerja keras peserta didik sekaligus bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi madrasah yang berprestasi, berkarakter, sportif, dan berakhlak mulia.
Para juara OMI tingkat Kabupaten Banyumas selanjutnya diharapkan mampu membawa nama baik Banyumas pada jenjang kompetisi berikutnya serta menjadi inspirasi bagi peserta didik madrasah lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi masing-masing.