Ketuk Pintu Langit, Ingat Rumah Akhirat: Rutinitas Mujahadah MT Padhang Ati
Oleh KUA SUMPIUH
Sumpiuh – Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan selalu menyelimuti Mushola Kedung Santeng setiap malam Rabu. Di bawah bimbingan dan tanggung jawab Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Laeli Najihah, Majelis Taklim (MT) Padhang Ati secara konsisten menggelar kegiatan Mujahadah Rutin "Eling Kubur". Kegiatan ini menjadi sarana spiritual yang penting bagi jamaah setempat untuk sejenak mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan melembutkan hati melalui zikir bersama. Rabu (17/06)
Rangkaian kegiatan religius ini disusun secara sistematis untuk memberikan siraman rohani yang utuh bagi para jamaah:
-
Kuliah Tujuh Menit (Kultum): Kegiatan diawali dengan penyampaian kultum oleh Ibu Laeli Najihah selaku penyuluh penanggung jawab. Sesi ini berfungsi sebagai charge iman, memberikan pencerahan, serta pengingat akan hakikat kehidupan dan pentingnya mempersiapkan bekal menuju akhirat (eling kubur).
-
Pembacaan Kalimat Thoyyibah: Usai kultum, suasana mushola semakin larut dalam kekhusyukan saat jamaah bersama-sama melantunkan kalimat-kalimat thoyyibah. Alunan zikir ini menjadi wasilah pembersih jiwa dan penenang hati dari hiruk-pikuk duniawi.
-
Pembacaan Asmaul Husna: Sebagai pamungkas yang sarat akan berkah, kegiatan ditutup dengan pembacaan Asmaul Husna secara bersama-sama. Melalui asma-asma Allah yang agung ini, jamaah memanjatkan doa dan harapan terbaik mereka.
Mujahadah rutin MT. Padhang Ati bukan sekadar perkumpulan biasa, melainkan sebuah ikhtiar berkelanjutan dari KUA Sumpiuh dalam merawat moralitas dan spiritualitas masyarakat. Melalui kegiatan yang istiqomah ini, diharapkan hati para jamaah semakin bercahaya (analog dengan nama Padhang Ati) dan senantiasa mawas diri dalam menjalani kehidupan.
