Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banyumas Bekali Penyuluh Tentang Pencegahan AIDS
Oleh KUA PURWOKERTO TIMUR
Purwokerto — Dalam rangka mencegah angka HIV/AIDS di Kabupaten Banyumas, Ikatan Penyuluh Agam Republik Indonesia (IPARI) datangkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banyumas untuk bekali para Penyuluh Agama mengenai HIV-AIDS pada acara pertemuan rutin yang bertempat di Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto. Selasa (08/09)
Kegiatan pertemuan rutin dan Sosialisasi tentang AIDS ini dihadiri oleh para Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Timur bersama seluruh penyuluh agama dari 27 kecamatan di bawah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas menghadiri kegiatan pembekalan penanggulangan HIV/AIDS.
Rangkaian acara diawali dengan khidmat melalui penyuaraan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars IPARI. Setelah itu, Ketua PD Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Banyumas, Lubab Habiburrohman, memberikan sambutan pembuka untuk membakar semangat para peserta.
Kegiatan secara resmi dibuka melalui arahan dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas. Dalam arahannya, ditegaskan pentingnya peran strategis para penyuluh agama sebagai garda terdepan masyarakat yang dapat menyampaikan pesan edukasi kesehatan dan nilai sosial keagamaan secara berdampingan.
Memasuki sesi materi utama, dr. Yuliana dari RSUD Banyumas memaparkan pemahaman teknis dan medis terkait HIV/AIDS, pola penularan, serta pencegahannya. Sesi ini dirancang untuk meluruskan stigma negatif yang kerap beredar di masyarakat terkait penderita HIV/AIDS. dr. Yuliana juga membuka sesi tanya jawab kepada peserta, sehingga para peserta bisa lebih memahami tentang HIV/AIDS.
Sebagai penutup, Kepala KPA Kabupaten Banyumas, Suwondo, memberikan pengarahan strategis mengenai langkah kolaboratif antara KPA dan Kemenag. Melalui pembekalan ini, para penyuluh agama di seluruh wilayah Banyumas, khususnya Purwokerto Timur, diharapkan mampu mengintegrasikan materi pencegahan HIV/AIDS dalam setiap kegiatan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat. (fs)
