KUA Gumelar Edukasi Jemaah MT Hijrotunnisa Cihonje tentang Mulianya Keutamaan Ilmu
Oleh HUMAS
Gumelar – Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar terus berkomitmen meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan rutin. Kali ini, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Kambali, hadir memberikan tausiyah dan materi keagamaan di Majelis Taklim (MT) Hijrotunnisa, RW 08, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Selasa (28/7)
Mengangkat tema "Keutamaan Ilmu", kegiatan penyuluhan yang diikuti oleh jemaah majelis taklim setempat ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme.
Dalam pemaparannya, Kambali mengingatkan jemaah bahwa Islam menempatkan ilmu pengetahuan pada kedudukan yang sangat tinggi dan mulia. Hal ini dibuktikan dari wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW, yaitu perintah untuk membaca (Iqra'), yang merupakan kunci utama dalam menuntut ilmu.
"Islam menekankan pentingnya ilmu bahkan sebelum perintah ibadah lainnya turun. Menuntut ilmu bukan sekadar pengisi waktu, melainkan sebuah kewajiban bagi setiap muslim sebagaimana ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW," ujar Kambali di hadapan jemaah.
Lebih lanjut, Kambali menyampaikan landasan normatif dari Al-Qur'an dan Hadis terkait keutamaan orang-orang yang menuntut ilmu. Mengutip Surat Al-Mujadilah ayat 11, ia menjelaskan bahwa Allah SWT telah berjanji akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa tingkat. Selain itu, perjalanan menuntut ilmu juga merupakan jalan yang dimudahkan Allah menuju surga.
Ia merangkum beberapa poin utama mengenai keutamaan orang yang berilmu dan gemar belajar, di antaranya:
-
Diangkat Derajatnya: Mulia di hadapan manusia serta di sisi Allah SWT karena mampu beribadah dengan benar.
-
Memperoleh Warisan Para Nabi: Sebab para nabi tidak mewariskan harta, melainkan ilmu pengetahuan.
-
Amal Jariyah: Ilmu bermanfaat yang diajarkan akan terus mengalirkan pahala meski seseorang telah meninggal dunia.
-
Pembeda Hak dan Batil: Menjadi petunjuk agar hidup lebih terarah, tenteram, dan diridhai Allah SWT.
Mengakhiri penyuluhannya, Kambali mengajak para jemaah untuk terus konsisten meramaikan majelis taklim sebagai wadah menimba ilmu dan memperkuat silaturahmi.
"Majelis taklim seperti MT Hijrotunnisa ini adalah perumpamaan taman surga di dunia. Mari kita jadikan semangat mencari ilmu sebagai bagian dari keseharian kita guna membimbing diri, keluarga, dan masyarakat," pungkasnya.
