Masa Orientasi Santri (MOSA) Upaya Penguatan Karakter Qur
Oleh MTSN 1 Banyumas
Purwokerto - Program Khusus Kelas Tahfidz Berasrama MTs Negeri 1 Banyumas melaksanakan masa orientasi santri (MOSA) selama dua hari mulai hari Senin, 13 Juli 2026 sampai dengan Selasa, 14 Juli 2026 bertempat di Masjid Mambaul Ulum dan lingkungan sekitar MTs N 1 Banyumas. Jumat (17/07)
Kegiatan MOSA diikuti oleh santri baru kelas tahfidz berasrama, kelas VII, VIII dan IX sejumlah 98 Santri. Pembukaan MOSA dilaksanakan di Masjid Mambaul Ulum dihadiri oleh Kepala Madrasah, Para Wakil Kepala Madrasah serta Guru Program Khusus Kelas Tahfidz dan Koordinator Program Khusus.
Ali Nurdin selaku Kepala Madrasah menyampaikan apresiasi kepada para santri yang telah mengorbankan masa mudanya untuk belajar Ilmu agama di pondok, "Selamat bergabung di kelas tahfidz, dihari pertama mungkin ada yang mengalami penyakit rumahan, ada yang sedih jauh dari orang tua dan mungkin ada yang tidak bisa tidur, mulai saat ini kalian harus bisa mandiri sudah saatnya lepas dari rumah untuk menuntut ilmu, kalian adalah anak hebat sebab dimasa muda berani berhijrah untuk menuntut ilmu, masa masa bahagia sebagai anak anak mungkin tidak terpenuhi seperti teman teman yang lain namun kalian belajar Al Quran ini adalah pengorbanan yang luar biasa yang akan membentuk karakter kalian" , ungkap Ali Nurdin
Pada kesempatan hari pertama Ari Kuswanto selaku Koordinator PK memandu perkenalan dengan para dewan Asatidz kelas tahfidz berasrama, " Hari ini kalian akan berkenalan dengan dewan asatidz kelas tahfidz berasrama, mulai dari Bapak Kepala Madrasah, para waka, wali kelas, guru pembimbing dan para wali asrama yang siap mengantarkan kalian untuk menjadi para penghafal Al Qur'an", ungkap Ari.
Selama 2 hari para santri akan dibekali berbagai materi penting seperti tata tertib santri, jadwal kegiatan santri, informasi seputar kemadrasahan dan Program Khusus, teknik menghafal Al Qur'an, adab santri serta berbagai permainan menarik yang dikemas dalam fun moment dan fun game yang bersifat menghibur dan mendidik.
"Para santri terlihat antusias dan semangat mengikuti MOSA, harapannya agar mereka siap belajar di asrama dengan mengenal lingkungan serta berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama berada di kelas tahfidz berasrama", ungkap Ari. (Ari/trm).
