MBG Naik Kelas! SPPG Silado 1 Sosialisasikan Regulasi Baru di MTs Negeri 3 Banyumas

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas – Komitmen untuk menghadirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang semakin tertib, sehat, dan bermanfaat terus diperkuat. Bertempat di MTs Negeri 3 Banyumas, tim dari SPPG Silado 1 menggelar sosialisasi regulasi terbaru program MBG kepada seluruh unsur madrasah. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh peserta didik. Senin (15/06)

Dalam sosialisasi tersebut, tim SPPG Silado 1 menjelaskan latar belakang dan tujuan berdirinya program MBG sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik. Program ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan makanan sehat, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mencetak generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Aspek kehigienisan makanan menjadi salah satu fokus utama yang disampaikan. Tim SPPG menegaskan bahwa seluruh proses penyediaan makanan, mulai dari pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian, harus memenuhi standar kebersihan yang ketat. Dengan demikian, makanan yang diterima peserta didik tidak hanya bergizi, tetapi juga aman untuk dikonsumsi sehingga dapat mendukung kesehatan dan kenyamanan selama mengikuti kegiatan belajar di madrasah.

Perubahan mekanisme distribusi juga menjadi perhatian dalam sosialisasi kali ini. Ke depan, pendistribusian makanan akan menggunakan counter box sebagai sarana yang lebih tertata dan efisien. Sistem ini diharapkan mampu mempercepat proses pembagian makanan, menjaga kualitas hidangan, serta memudahkan pengawasan sehingga pelaksanaan MBG berjalan lebih rapi dan terorganisasi.

Selain itu, pembahasan mengenai pemerataan manfaat MBG menjadi poin penting dalam diskusi. SPPG Silado 1 menekankan pentingnya sinergi antara pihak penyedia, madrasah, dan peserta didik agar program ini benar-benar memberikan manfaat yang merata. Pengelolaan limbah juga mendapat perhatian khusus, baik limbah organik berupa sisa makanan maupun limbah anorganik seperti kemasan dan sampah pendukung lainnya. Edukasi mengenai pengelolaan sampah yang baik diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan warga madrasah.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan evaluasi yang berlangsung interaktif. Berbagai masukan, pertanyaan, dan pengalaman selama pelaksanaan MBG disampaikan secara terbuka untuk menjadi bahan perbaikan bersama. Melalui sosialisasi ini, MTs Negeri 3 Banyumas semakin siap mendukung implementasi regulasi baru MBG, sehingga program yang telah menjadi manfaat nyata bagi peserta didik tersebut dapat berjalan semakin berkualitas, tertib, sehat, dan berkelanjutan. MBG bukan sekadar makan bersama, tetapi investasi besar untuk melahirkan generasi madrasah yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.(HumasMTsN3)