Menapaki Jejak Para Penjaga Al-Quran: Ujian Tahfizh Sekali Duduk MTs Negeri 3 Banyumas Resmi Dimulai

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas - Semangat mencintai Al-Qur'an kembali terpancar dari wajah para murid MTs Negeri 3 Banyumas. Madrasah secara resmi memulai Ujian Tahfizh Sekali Duduk bagi murid kelas 7 dan 8 yang akan berlangsung hingga 19 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam membentuk generasi Qur'ani yang tidak hanya mampu membaca, tetapi juga menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Ujian ini menjadi momentum penting bagi para murid untuk mengukur capaian hafalan yang telah mereka perjuangkan melalui proses murojaah dan pembinaan yang berkesinambungan. Rabu (17/06)

Pelaksanaan ujian diawali dengan pembukaan resmi yang dipimpin oleh H. Sudir, didampingi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum. Dalam suasana yang penuh khidmat, para peserta mengikuti pembukaan dengan penuh antusias dan kesiapan. Kehadiran para guru, pembimbing, dan penguji memberikan semangat tersendiri bagi para murid yang akan menghadapi ujian hafalan Al-Qur'an secara langsung. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen MTs Negeri 3 Banyumas dalam menanamkan budaya cinta Al-Qur'an di lingkungan madrasah.

Dalam arahannya, Kepala Madrasah menyampaikan nasihat yang menyentuh hati kepada seluruh peserta. Beliau mengajak para murid untuk tidak berhenti menghafal Al-Qur'an hanya karena telah menyelesaikan target tertentu di madrasah. Menurut beliau, hafalan Al-Qur'an adalah perjalanan panjang yang harus terus dijaga dan ditingkatkan sepanjang hayat. Beliau berharap para murid tetap istiqamah melanjutkan hafalan hingga 30 juz, meskipun nantinya telah lulus dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Al-Qur'an, menurut beliau, bukan hanya akan memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga menjadi sumber keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan umat.

Setelah penyampaian arahan, seluruh peserta, guru, dan panitia bersama-sama memanjatkan doa agar pelaksanaan ujian berjalan lancar, diberikan kemudahan dalam mengingat hafalan, serta mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Suasana haru dan penuh harapan terasa ketika doa dipanjatkan, mencerminkan kesungguhan seluruh pihak dalam mendukung lahirnya generasi penghafal Al-Qur'an yang berakhlakul karimah. Doa bersama tersebut menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar harus selalu disertai dengan tawakal kepada Allah SWT.

Dalam pelaksanaannya, ujian tahfizh ini dipandu dan diuji langsung oleh Ustadzah Nur Fajriati dan Ustadzah Soimah selaku guru tahfizh, dengan didukung oleh para guru pendamping tahfizh yang selama ini membimbing proses hafalan para murid. Setiap peserta diuji kemampuan hafalannya secara langsung dengan standar yang telah ditetapkan madrasah. Ketelitian, kelancaran bacaan, ketepatan tajwid, serta kekuatan hafalan menjadi aspek penting yang dinilai dalam ujian ini. Para penguji dan pendamping berupaya menciptakan suasana yang nyaman sehingga peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Melalui kegiatan Ujian Tahfizh Sekali Duduk ini, MTs Negeri 3 Banyumas kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang dekat dengan Al-Qur'an. Kegiatan ini bukan sekadar evaluasi hafalan, melainkan juga sarana membangun karakter disiplin, istiqamah, dan kecintaan terhadap kalamullah. Besar harapan, dari ruang-ruang ujian inilah akan lahir para penjaga Al-Qur'an yang kelak mampu membawa manfaat bagi diri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. Semoga langkah-langkah kecil yang ditempuh hari ini menjadi bagian dari perjalanan besar menuju generasi Qur'ani yang membanggakan dunia dan akhirat.(HumasMTsN3