Menuju Keluarga Sakinah dan Bebas Stunting: KUA Bekali Catin 5 Pilar Perkawinan

Oleh KUA SUMPIUH
SHARE

Sumpiuh – Pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan dalam sebuah ikatan resmi, melainkan awal dari perjuangan panjang membangun peradaban yang kuat. Menyadari pentingnya kesiapan lahir dan batin bagi calon pengantin (catin), Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh terus gencar melaksanakan program Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri. Kamis (25/06)

Pada kesempatan kali ini, Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Siti Nurkharisah Candrawati, memberikan pembekalan intensif kepada pasangan catin berbahagia, Kinkin Pratiwi (asal Sumpiuh) dan Tarno (asal Kebokura). Pasangan ini dijadwalkan akan melangsungkan akad pernikahan pada tanggal 1 Juli 2026.

Dalam sesi bimbingan yang berlangsung hangat dan interaktif, Siti Nurkharisah menekankan pentingnya memahami 5 Pilar Perkawinan sebagai fondasi utama rumah tangga. Kelima pilar tersebut meliputi:

  1. Zawaj (Berpasangan): Memandang pasangan sebagai mitra sejajar yang saling melengkapi.

  2. Misaqan Ghalizan (Janji Kokoh): Mengingat bahwa pernikahan adalah perjanjian yang agung di hadapan Allah SWT.

  3. Mu’asyarah Bil Ma’ruf (Saling Memperlakukan dengan Baik): Berinteraksi dengan cara yang santun dan penuh kasih sayang.

  4. Musyawarah: Selalu menyelesaikan segala persoalan rumah tangga dengan berdiskusi.

  5. Taradhin (Saling Ridha): Memastikan setiap keputusan membawa kerelaan dan kebahagiaan bersama

"Jika kelima pilar ini tertanam kuat dalam hati Kinkin dan Tarno, badai rumah tangga apa pun insyaallah akan bisa dilewati dengan bijak," ujar Siti Nurkharisah.

Tidak hanya membekali dari sisi spiritual dan psikologis, Binwin Mandiri kali ini juga menaruh perhatian besar pada aspek kesehatan reproduksi dan kesiapan fisik. Menyadari bahwa ketahanan keluarga bermula dari kesehatan, catin diajak untuk berkomitmen menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

Langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan nyata terhadap stunting pada calon anak mereka kelak. Pasangan Kinkin dan Tarno diedukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan pranikah, serta kesiapan mental dalam mengasuh anak.

Melalui bimbingan ini, KUA Sumpiuh berharap pernikahan Kinkin dan Tarno tidak hanya melahirkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang kuat, cerdas, sehat, dan bebas dari stunting.

Selamat menyongsong hari bahagia pada 1 Juli 2026 untuk Kinkin dan Tarno! Semoga menjadi keluarga yang berkah dan menginspirasi lingkungan sekitar.