Monev Bimas Islam Kemenag Banyumas Jadi Ruang Penguatan dan Kebersamaan di KUA

Oleh KUA JATILAWANG
SHARE

Banyumas — Suasana pagi di Kantor Urusan Agama Jatilawang tampak lebih hidup dari biasanya. Langkah-langkah para pegawai terdengar sibuk namun teratur, sementara senyum hangat menyambut setiap tamu yang hadir. Hari itu, KUA Jatilawang menerima kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Rabu (13/05)

Tim Monitoring dan Evaluasi yang berjumlah tujuh orang staf Bimas Islam tersebut dipimpin langsung oleh Agus Setiawan selaku Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Banyumas. Kehadiran rombongan disambut penuh hormat dan kekeluargaan oleh Kepala KUA Jatilawang beserta seluruh jajaran, mulai dari para penyuluh agama, penghulu, hingga staf administrasi yang mengikuti kegiatan secara lengkap.

Bukan sekadar agenda pemeriksaan administrasi, kegiatan monev itu terasa seperti ruang silaturahmi yang menghidupkan semangat pengabdian. Di tengah tumpukan dokumen, laporan program, dan pembahasan teknis pelayanan, terselip percakapan hangat tentang dedikasi, ketulusan, dan tanggung jawab melayani umat.

Dalam arahannya, Agus Setiawan menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi bukanlah upaya mencari kekurangan semata, melainkan ikhtiar bersama untuk memperkuat kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

“Setiap pelayanan yang dilakukan di KUA sejatinya adalah bentuk ibadah. Karena itu, administrasi yang tertib, pelayanan yang ramah, dan kerja sama yang solid menjadi bagian penting dalam menghadirkan kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

Kata-kata itu disimak penuh perhatian oleh seluruh peserta. Di ruangan sederhana itu, semangat pengabdian terasa tumbuh semakin kuat. Para penyuluh agama, penghulu, dan staf KUA Jatilawang tampak antusias mengikuti setiap sesi evaluasi, diskusi, hingga pembinaan teknis yang disampaikan tim Bimas Islam.

Iskandar Zulkarnain Kepala KUA Jatilawang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta pembinaan yang diberikan oleh Kankemenag Banyumas. Menurutnya, kegiatan monev menjadi cermin untuk terus memperbaiki diri sekaligus penguat semangat bagi seluruh pegawai dalam menjalankan amanah pelayanan masyarakat.

“Kadang pekerjaan pelayanan terasa melelahkan, tetapi melalui pembinaan seperti ini kami diingatkan kembali bahwa setiap tugas kecil yang dilakukan dengan ikhlas akan bernilai besar di hadapan Allah SWT,” tuturnya penuh haru.

Di sela kegiatan, suasana cair dan penuh kekeluargaan begitu terasa. Gelak tawa kecil menghiasi diskusi, sementara wajah-wajah para pegawai memancarkan optimisme baru. Tidak ada jarak antara pembina dan yang dibina. Yang hadir justru rasa saling menguatkan sebagai keluarga besar Kementerian Agama.

Monitoring dan evaluasi itu akhirnya tidak hanya meninggalkan catatan administrasi, tetapi juga jejak keteladanan tentang pentingnya kebersamaan dalam bekerja. Sebab pelayanan yang baik lahir bukan hanya dari aturan, melainkan dari hati yang tulus dan niat yang lurus untuk melayani masyarakat dengan sepenuh jiwa.

Di penghujung kegiatan, seluruh peserta berdiri bersama dalam suasana hangat penuh persaudaraan. Di balik rutinitas pekerjaan yang sering tak terlihat, hari itu KUA Jatilawang kembali diingatkan bahwa pengabdian sejati adalah ketika kerja dilakukan dengan keikhlasan, dan evaluasi diterima sebagai jalan menuju pelayanan yang semakin bermartabat.