Nasehat Penghulu untuk Pasangan Muda: Turunkan Ego, Utamakan Saling Menjaga
Oleh KUA KEMRANJEN
Banyumas - Pada momen sakral akad nikah Ade dan Yesi yang berlangsung di aula KUA Kemranjen, Apriliyanto, Kepala KUA setempat, memberikan pesan mendalam yang sangat penting untuk pasangan muda. Di tengah kebahagiaan tersebut, Apriliyanto mengingatkan bahwa membangun keluarga bukan hanya tentang kebersamaan dalam suka, tetapi juga keteguhan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Senin (15/06)
Salah satu poin utama dalam khutbah nikahnya adalah ajakan untuk menurunkan ego. Dalam sebuah pernikahan, ego seringkali menjadi penghalang komunikasi yang efektif dan saling pengertian. Dengan mengutamakan sikap rendah hati, pasangan akan lebih mudah saling menjaga dan mendukung, sehingga pondasi keluarga semakin kuat. Ketika keduanya mampu memprioritaskan kepentingan bersama daripada keinginan pribadi semata, keharmonisan akan terwujud secara alami.
Apriliyanto juga menekankan pentingnya terus belajar sepanjang perjalanan rumah tangga. Kesabaran dan pengertian menjadi kunci agar pasangan tetap kokoh meski badai datang menerpa. Belajar tidak hanya berarti memahami pasangan, tetapi juga bagaimana menyikapi masalah dengan bijak dan menguatkan tali kasih sayang yang terjalin. Dengan sikap ini, keluarga yang dibangun dapat menjadi tempat aman dan nyaman bagi kedua belah pihak, bahkan ketika menghadapi tantangan berat.
Terakhir, penting bagi pasangan muda untuk menyadari bahwa saling menjaga dan saling mendukung adalah fondasi utama dalam membangun keluarga bahagia dan langgeng. Pesan dari Apriliyanto ini menjadi pengingat bahwa dengan komitmen penuh dan usaha bersama, pasangan mampu menghadapi berbagai rintangan yang mungkin muncul. Dengan begitu, kelak mereka juga dapat mendidik anak-anak dengan sepenuh hati dan menjadi teladan keluarga yang harmonis bagi generasi berikutnya.
Kesimpulannya, dalam membina rumah tangga, menurunkan ego dan mengutamakan saling menjaga adalah kunci utama. Pesan penghulu Apriliyanto kepada Ade dan Yesi tidak hanya berlaku bagi mereka, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh pasangan muda untuk memperkuat pondasi keluarga melalui sikap saling mendukung. Dengan demikian, keluarga akan siap menghadapi badai kehidupan dengan kokoh dan penuh cinta. (@)
