Pelayanan Prima pada Umat di KUA Wangon, Lungguh Suguh Gupuh
Oleh KUA Wangon
Banyumas -- KUA Wangon terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap ramah, santun, dan penuh perhatian. Semangat pelayanan tersebut tercermin dalam prinsip “lungguh, suguh, gupuh”, yakni memberikan tempat yang nyaman, menyambut dengan baik, serta sigap membantu setiap masyarakat yang datang membutuhkan pelayanan. Kamis (10/09)
Dalam pelaksanaan pelayanan sehari-hari, pegawai KUA Wangon berusaha menciptakan suasana kantor yang nyaman dan humanis. Masyarakat yang datang untuk berkonsultasi maupun mengurus berbagai keperluan administrasi keagamaan dilayani dengan sikap terbuka, komunikatif, serta diberikan penjelasan secara jelas sesuai kebutuhan.
Sutiyah menyampaikan bahwa prinsip “lungguh, suguh, gupuh” menjadi bagian penting dalam membangun budaya pelayanan di KUA Wangon. “Masyarakat yang datang harus kita sambut dengan baik, kita persilakan duduk, kemudian kita tanyakan kebutuhannya dan kita bantu semaksimal mungkin. Pelayanan yang ramah akan membuat masyarakat merasa dihargai,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Latif menuturkan bahwa pelayanan kepada umat bukan hanya sebatas menyelesaikan urusan administrasi, tetapi juga bagaimana memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada masyarakat. “Kita ingin setiap orang yang datang ke KUA merasa diterima dengan baik. Senyum, sapaan, dan kesigapan dalam membantu merupakan bagian dari pelayanan kepada umat,” jelasnya.
Melalui penerapan semangat “lungguh, suguh, gupuh”, KUA Wangon berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sikap ramah, cepat, tepat, dan penuh keikhlasan diharapkan semakin memperkuat kepercayaan umat sekaligus menjadikan KUA sebagai tempat pelayanan keagamaan yang nyaman, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.(srf)
