Pengawas PAI Dorong Penguatan Religious Culture di SMKN Lumbir
Oleh HUMAS
Lumbir - Kehadiran Pengawas Pendidikan Agama Islam, Siti Nur Hidayati yang biasa disapa Inung di SMK Negeri Lumbir menegaskan pentingnya pengembangan religious culture sebagai bagian integral dari budaya mutu sekolah. Budaya religius tidak cukup diwujudkan melalui pembelajaran PAI di kelas, tetapi perlu diinternalisasikan melalui pembiasaan dan keteladanan seluruh warga sekolah. Praktiknya antara lain melalui kegiatan membaca dan mengkaji Al-Qur’an, salat Duha, serta salat Zuhur dan Asar berjamaah. Kamis (13/08)
Menurutnya, religious culture juga harus tercermin dalam pola interaksi sosial warga sekolah. Sikap ramah, santun, peduli, dan menghargai setiap orang, termasuk tamu maupun para penjual jajanan di lingkungan sekolah, merupakan bentuk konkret internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sekolah. Ditambahkan oleh Kepala SMK Negeri Lumbir, Wawan Kurniawan, bahwa religiusitas tidak berhenti pada aktivitas ritual, tetapi berkembang menjadi *etos dan karakter kolektif* "itulah yang akan kami kembangkan di sekolah ini".
Rochman Feriyadi, Kepala Tata Usaha, juga siap bersinergi dalam setiap kegiatan keagamaan, demikian ucapnya saat bersama sama memantau kegiatan di masjid sekolah tersebut.
Lebih lanjut Inung menambahkan bahwa
Pengembangan budaya tersebut perlu dikelola secara sistematis melalui manajemen yang jelas, antara lain SK, jadwal kegiatan, jurnal pelaksanaan, dokumentasi, serta instrumen evaluasi dan pengukuran keberhasilan. Pendekatan ini menjadikan budaya religius sebagai program yang terencana, terukur, berkelanjutan, dan dapat dievaluasi dampaknya terhadap pembentukan karakter peserta didik.
Penguatan religious culture sekaligus menjawab ekspektasi orang tua di tengah kompleksitas tantangan pendidikan saat ini. Orang tua membutuhkan sekolah yang tidak hanya memberikan kompetensi akademik, tetapi juga menyediakan lingkungan yang aman, nyaman, humanis, dan religius. Gus Amin, Guru PAI pada sekolah tersebut menambahkan, sangat berharap sekolah kami mampu membangun budaya religius secara konsisten akan semakin kuat dalam menumbuhkan karakter peserta didik sekaligus membangun kepercayaan orang tua dan masyarakat.
__nungh
