Penghulu Beri Nasihat kepada Dua Mempelai Asal Windunegara Usai Ijab Qobul
Banyumas — Setelah prosesi ijab qobul berlangsung dengan lancar, Penghulu KUA Wangon memberikan pesan dan nasihat kepada dua mempelai asal Desa Windunegara, Kecamatan Wangon. Nasihat tersebut menjadi bagian penting sebagai bekal bagi pasangan dalam menjalani kehidupan rumah tangga agar senantiasa harmonis, sakinah, mawaddah, dan rahmah. Kamis (08/10)
Dalam kesempatan tersebut, Penghulu mengingatkan kedua mempelai bahwa pernikahan merupakan ikatan suci yang tidak hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab bersama dalam membangun keluarga. Keduanya diharapkan mampu saling menghormati, memahami, dan menjaga komunikasi dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan rumah tangga.
Kepala KUA Wangon, Fairuz, menyampaikan bahwa setelah ijab qobul, pasangan pengantin perlu memahami bahwa kehidupan berumah tangga membutuhkan komitmen, kesabaran, dan ketulusan. “Ijab qobul bukanlah akhir dari sebuah proses, tetapi awal perjalanan panjang dalam membangun keluarga. Karena itu, pasangan harus saling menguatkan, menjaga kepercayaan, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan musyawarah dan penuh kasih sayang,” ungkapnya.
Kepada kedua mempelai, Penghulu juga berpesan agar senantiasa menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan keluarga. Suami dan istri diharapkan dapat menjalankan hak dan kewajiban masing-masing dengan penuh tanggung jawab, serta bersama-sama mendidik anak kelak dengan keteladanan dan akhlak yang baik.
Kedua mempelai asal Windunegara menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas nasihat yang diberikan. Mereka berharap dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan saling menyayangi, menghormati, dan menjaga komitmen yang telah diikrarkan dalam ijab qobul. Nasihat dari Penghulu tersebut menjadi pengingat agar perjalanan rumah tangga senantiasa berada dalam tuntunan agama dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.(srf)
