HUT RI #81

Penyuluh Baturraden Edukasi Jamaah tentang Sejarah Al-Barzanji dan Hikmah Maulid Nabi

Oleh KUA baturraden
SHARE


Baturraden — Sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjalankan tugas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, Nani, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Baturraden, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan pukul 13.00 WIB. Selasa (15/09)

Kegiatan yang diikuti sekitar 40 jamaah tersebut berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh antusias. Dalam kesempatan itu, Nani, menyampaikan materi bertema “Sejarah Sholawat Al-Barzanji dan Hikmah Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.”

Dalam penyampaiannya, Nani mengajak jamaah untuk tidak sekadar menjadikan pembacaan Al-Barzanji sebagai tradisi keagamaan, tetapi juga memahami nilai-nilai keteladanan yang terkandung di dalamnya. Sejarah dan perkembangan Al-Barzanji menjadi bagian penting untuk mengenal bagaimana kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW diwariskan melalui tradisi keilmuan dan kebudayaan Islam.

Pembahasan kemudian diarahkan pada hikmah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Jamaah diajak menjadikan momentum Maulid sebagai sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, mengenal akhlak dan keteladanan beliau, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki akhlak dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Menurut Nani, nilai utama dari mengenang perjalanan dan keteladanan Rasulullah SAW adalah bagaimana umat mampu mengambil pelajaran dan mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat. Sikap jujur, amanah, santun, kasih sayang, serta menjaga hubungan baik dengan sesama merupakan nilai-nilai yang relevan untuk terus ditanamkan.

Kegiatan bimbingan dan penyuluhan tersebut mendapat perhatian positif dari para jamaah. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mereka selama penyampaian materi dan diskusi berlangsung.

Melalui kegiatan pembinaan secara rutin, Penyuluh Agama Islam diharapkan dapat terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pencerahan keagamaan, sekaligus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Nani, kegiatan penyuluhan bukan sekadar menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk membangun masyarakat yang semakin religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
(Kontributor KUA Baturraden)